Menang Berkat Do’a Mami

IMG 0073PEKANBARU, TRIBUN – Bagi Frida Ayu Lestari, firasat dan do’a ibu adalah sesuatu yang paling sering menjadi kenyataan. Contohnya ketika mengikuti lomba presenter student vaganza yang dilakukan Januari lalu. Sang ibu mendo’akannya supaya mendapat peringkat kedua atau First Runner Up.

Sambil bercanda, Frida sempat protes kenapa Cuma dido’akan juara dua. Sa ng bunda yang biasa dipanggil mami hanya menjawab dengan sederhana. Karena frida sering dapat juara dua dalam setiap lomba, firasatnya kali ini juga menyatakan Frida kembali mendapatakan peringkat kedua.

Gadis berjilbab ini dikenal luwes dan mudah membawakan diri di hadapan orang ramai. Tak heran bila gelar juara bisa ia sabet. Padahal ia sempat ragu-ragu mengikuti lomba ini. Namun karena dorongan teman, akhirnya maju juga.

“Saya sempat tidak percaya diri karena sudah lama tak lagi mengikuti lomba sehingga untuk ikut kembali saya merasa ada tekanan.” Demikian dikatakannya sambil menyatakan ketidakpercayaanya bisa tetap menunjukan kemampuan, bahkan meraih posisi juara kedua. Sesampai dirumah, mami tertawa karena apa yang dikatakannya sebelum lomba jadi kenyataan.

Dara kelahiran Bukittinggi 26 November 1990 ini sangat dekat dengan ibunya. “Bagi saya mami memberikan support yang besar. Ketika saya ragu mengikuti lomba ini, mami memberikan dukungan untuk ikut. Mami itu orang yang berpikir maju.” Tutur Frida. (art)