Wisuda UMRI Penuh Haru, Ijazah Almarhum Diserahkan kepada Orang Tua

Pekanbaru (umri.ac.id) – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) mengukuhkan 1.351 lulusan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda XXXI Program Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma Tiga Tahun Akademik 2025/2026, Kegiatn ini dilaksanakan dalam dua hari, Sabtu–Ahad (24–25/10/2026), di Gedung SKA Co Ex Pekanbaru. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah wisuda Umri.

Mengusung tema “From Knowledge to Impact: Membangun Generasi Unggul, Berdampak untuk Peradaban”, Rektor Umri, Dr. H. Saidul Amin, M.A., menegaskan bahwa lulusan harus mampu mengamalkan ilmu dan menghadirkan solusi bagi masyarakat.

“Kita berharap lulusan Umri menjadi pencerah di tengah masyarakat. They are part of solution, not part of problem. Mereka harus mampu menghadirkan solusi dan membawa perubahan positif,” ujarnya.

Rektor juga menekankan konsep Triple H, yakni head (ilmu pengetahuan), heart (keimanan), dan hand (keterampilan), sebagai bekal menghadapi tantangan dunia kerja. Ia turut mengungkapkan peluang kerja sama dengan perusahaan Jepang yang membuka kesempatan bagi lulusan Umri mengikuti pelatihan bahasa Jepang selama enam bulan sebelum bekerja di bidang teknik selama tiga tahun.

Pada wisuda ini, Rika Gunawan dari Program Studi S1 Akuntansi menjadi lulusan terbaik jenjang sarjana dengan IPK 3,97 (Summa Cumlaude). Rio Agusri dari S2 Manajemen dan Kewirausahaan meraih IPK 3,87 (Cumlaude), sedangkan Olga Fitriani Nazri Putri dari D3 Keperawatan memperoleh IPK 3,84 (Cumlaude).

Suasana haru mewarnai Wisuda dihari kedua, Ahad (25/10/2026), saat ijazah almarhum Sadam, lulusan S1 Teknik Informatika, diserahkan kepada orang tuanya. Sadam telah menyelesaikan pendidikannya, tetapi tidak sempat mengikuti prosesi wisuda bersama rekan-rekannya.

Penyerahan ijazah tersebut menjadi penghormatan atas perjuangan almarhum sekaligus pengingat akan pengorbanan dan doa orang tua dalam perjalanan pendidikan anak. Rektor Umri turut menyampaikan doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Riau yang diwakili Asisten I Setdaprov Riau, H. Zulkifli Syukur, M.A., M.Si., mengajak lulusan agar tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja dan pemberi manfaat bagi masyarakat. Ia berharap lulusan Umri turut berkontribusi dalam pembangunan Riau, khususnya pengembangan sumber daya manusia.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Irwan Akib, M.Pd., mengingatkan lulusan agar memadukan keluhuran budi pekerti dan kesantunan bahasa sebagaimana pesan Raja Ali Haji dengan semangat amal nyata yang diajarkan KH. Ahmad Dahlan.

“Gelar akademik bukan sekadar kebanggaan, melainkan amanah untuk mengamalkan ilmu, menghadirkan solusi, mencerahkan umat, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Sambutan Ketua PWM Riau yang diwakili Dr. H. Sutarmo, M.Ag., turut mengapresiasi kepercayaan orang tua dan Persyarikatan Muhammadiyah kepada Umri dalam menjalankan peran pendidikan dan membangun peradaban.

Sebanyak 1.351 lulusan dari delapan fakultas dan Sekolah Pascasarjana tersebut terdiri atas 793 perempuan dan 558 laki-laki. Melalui Wisuda XXXI, Umri berharap para lulusan menjadi insan berilmu, berkarakter, berdaya saing, serta mampu memberikan dampak nyata bagi umat, bangsa, dan peradaban. (Walida)