Baitul Arqam Purna Studi UMRI Resmi Berakhir, Rektor Pesankan Alumni Jadi Duta Muhammadiyah di Masyarakat

Pekanbaru (umri.ac.id) – Baitul Arqam Purna Studi Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) resmi berakhir setelah berlangsung selama empat hari, 24–27 September 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Kampus Utama UMRI tersebut diikuti sekitar 1.351 mahasiswa calon wisudawan dan dilaksanakan dalam dua gelombang.
Dalam laporan pengkaderan, Master of Training menyampaikan bahwa peserta yang mengikuti seluruh rangkaian Baitul Arqam dinyatakan lulus dan memenuhi persyaratan untuk mengikuti prosesi wisuda. Penilaian peserta dilakukan secara menyeluruh melalui tiga aspek, yakni kognitif, psikomotorik, dan afektif.
Selain itu, panitia dan instruktur juga menetapkan peserta terbaik dari tiga kelas yang berlangsung di Masjid Baitul Hikmah, Aula UMRI, dan Gedung Mahmud Marzuki Tower (MMT). Para peserta terbaik memperoleh apresiasi berupa hadiah yang diserahkan langsung oleh Rektor UMRI, Dr. H. Saidul Amin, M.A.
Dalam sambutannya, Rektor UMRI mengatakan, Baitul Arqam Purna Studi merupakan momentum penting sekaligus pembekalan terakhir bagi mahasiswa sebelum menyelesaikan masa studi dan memasuki kehidupan di tengah masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari proses pengkaderan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa para calon alumni UMRI merupakan bagian dari keluarga besar Muhammadiyah yang memiliki tanggung jawab untuk membawa nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan di tengah masyarakat.
“Belajar mencintai Muhammadiyah, karena kalian akan kembali ke masyarakat dan menjadi duta besar Muhammadiyah. Maka, setiap sikap dan perbuatan akan mencerminkan jati diri Anda dan akan membentuk persepsi masyarakat terhadap Anda,” pesan Rektor pada penutupan BA Purna Studi pada Ahad (27/9/2026) Sore.
Ia menegaskan, nilai dan ilmu yang diperoleh selama mengikuti Baitul Arqam hendaknya tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Terlebih, generasi muda akan menghadapi tantangan dan godaan yang semakin kompleks di tengah kehidupan masyarakat.
“Yang saya harapkan, kalian sebagai alumni UMRI di tengah masyarakat menjadi penyelesai masalah dan orang yang mampu menciptakan kedamaian dan ketenangan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rektor UMRI mengingatkan para calon wisudawan bahwa keberhasilan dan masa depan tidak hanya ditentukan oleh gelar akademik, tetapi juga oleh prinsip hidup, keberanian, integritas, dan kemampuan memberikan manfaat bagi lingkungan.
“Masa depan Anda ada di tangan kalian. Kalian harus selalu memegang teguh prinsip Vini, Vidi, Vici, yang berarti ‘Saya datang, saya melihat, saya menaklukkan’. Jadikan prinsip tersebut sebagai semangat untuk menghadapi setiap tantangan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya. (Syae)