Malaysia International Taekwondo Championship 2026 : UMRI Banjir Emas.

Negeri Sembilan, Malaysia (umri.ac.id) – Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Pada ajang MBW International Taekwondo Championship 2026 yang berlangsung di Nilai Indoor Stadium, Negeri Sembilan, Malaysia, kontingen Taekwondo UMRI berhasil memborong 4 medali emas dan 3 medali perak.

Kejuaraan internasional tersebut diikuti atlet-atlet dari 10 negara, yakni Malaysia, Brunei Darussalam, Tiongkok (China), Hong Kong, Taiwan, India, Indonesia, Korea Selatan, Pakistan, dan Filipina. Persaingan yang berlangsung ketat tidak menyurutkan semangat para atlet UMRI untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mengharumkan nama universitas dan Indonesia di kancah internasional.

Empat medali emas dipersembahkan oleh Alvira Rofian Putri pada nomor Under 53 kg Senior Putri, Umar Abdul Havidz pada nomor Under 58 kg Senior Putra, Agis Islami Ray pada nomor Under 63 kg Senior Putra, serta Rahma Wulandhilla pada nomor Under 49 kg Senior Putri.

Sementara itu, tiga medali perak diraih oleh Randi Saputra pada nomor Poomsae Recognized Senior Putra, Gian Ridho Putra pada nomor Under 54 kg Senior Putra, dan Aliya Nengsih pada nomor Under 53 kg Senior Putri.

Kontingen Taekwondo UMRI diperkuat tujuh atlet yang berasal dari tiga fakultas. Dari Fakultas Ilmu Komunikasi yaitu Aliya Nengsih, Rahma Wulandhilla, dan Agis Islami Ray. Dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis yaitu Alvira Rofian Putri, Gian Ridho Putra, dan Umar Abdul Havidz. Sementara Randi Saputra merupakan mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer yang bertanding pada nomor Poomsae Recognized Senior Putra.

Menanggapi capaian tersebut, Rektor Universitas Muhammadiyah Riau, Dr. H. Saidul Amin, M.A., menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pembina, dan tim official yang telah mengharumkan nama UMRI di tingkat internasional.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan selamat kepada seluruh atlet yang telah mempersembahkan prestasi membanggakan bagi UMRI. Raihan medali ini menunjukkan bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah mampu membawa mahasiswa UMRI bersaing di tingkat internasional. Terima kasih kepada seluruh atlet, pembina, official, dan semua pihak yang telah bekerja keras. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengukir prestasi di berbagai bidang,” ujar Rektor.

Keberhasilan kontingen UMRI juga tidak terlepas dari dukungan tim official yang mendampingi para atlet selama kejuaraan berlangsung, yakni Kepala Biro Kemahasiswaan UMRI Reki Hervandi, S.Sos., Pembina Kontingen Jayus, S.Sos., M.I.Kom., Erik Ch., dan Vici Fatir. Kehadiran tim official menjadi bagian dari komitmen UMRI dalam memberikan pendampingan teknis, pembinaan mental, serta dukungan moral kepada para atlet selama mengikuti kompetisi internasional.

Pembina Kontingen Taekwondo UMRI, Jayus, S.Sos., M.I.Kom., yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi UMRI, mengatakan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan secara konsisten oleh universitas.

“Prestasi ini tidak lahir secara instan. Mental bertanding para atlet terbentuk melalui proses pembinaan yang berkelanjutan, latihan yang konsisten, serta dukungan penuh dari Universitas Muhammadiyah Riau. Kehadiran pimpinan universitas yang turut mendampingi kontingen sebagai official memberikan motivasi tersendiri bagi para atlet. Mereka merasa tidak berjuang sendiri, tetapi membawa amanah dan kepercayaan dari universitas. Alhamdulillah, semangat kebersamaan itulah yang kami rasakan mampu meningkatkan kepercayaan diri para atlet saat bertanding,” ujar Jayus.

Sementara itu, Kepala Biro Kemahasiswaan UMRI, Reki Hervandi, S.Sos., mengatakan bahwa prestasi tersebut merupakan buah dari komitmen universitas dalam membina minat dan bakat mahasiswa secara berkesinambungan.

“UMRI tidak hanya mengirim mahasiswa untuk bertanding, tetapi juga memastikan mereka mendapatkan pembinaan, pendampingan, dan dukungan penuh selama mengikuti kejuaraan. Kehadiran official dari unsur pimpinan universitas merupakan bentuk komitmen UMRI dalam membangun sistem pembinaan prestasi yang berkelanjutan. Kami berharap para atlet tidak hanya pulang membawa medali, tetapi juga pengalaman, karakter, dan kepercayaan diri untuk terus berprestasi di tingkat internasional,” ujar Reki Hervandi.

Sebagai atlet paling senior dalam kontingen, Aliya Nengsih mengaku bangga dapat menjadi bagian dari perjuangan UMRI di ajang internasional. Menurutnya, pembinaan dan dukungan yang diberikan universitas menjadi modal penting bagi para atlet untuk tampil percaya diri menghadapi lawan-lawan dari berbagai negara.

“Kami merasa sangat bersyukur menjadi bagian dari keluarga besar UMRI yang selalu memberikan dukungan, pembinaan, dan kesempatan kepada mahasiswa untuk berkembang. Keikutsertaan pada kejuaraan internasional ini menjadi pengalaman yang sangat berharga. Dukungan dari pimpinan universitas, pembina, official, dan seluruh civitas akademika membuat kami semakin percaya diri saat bertanding. Prestasi yang kami raih merupakan hasil dari latihan, doa, serta kerja sama seluruh tim. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa UMRI lainnya untuk terus berani berprestasi di tingkat internasional,” ungkap Aliya.

Prestasi yang diraih kontingen Taekwondo UMRI pada MBW International Taekwondo Championship 2026 menjadi bukti bahwa pembinaan mahasiswa yang dilakukan secara berkelanjutan mampu melahirkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Raihan 4 medali emas dan 3 medali perak sekaligus mempertegas komitmen UMRI dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik, menuju kampus yang unggul, Islami, dan berdaya saing global. (Rls./Muhansir)