Ketua PP Muhammadiyah Resmikan Koperasi Mafaaza Berkah Sukses Batam

Batam (umri.ac.id) – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dr H Syamsul Anwar, MA., meresmikan Koperasi Konsumen Mafaaza Berkah Sukses Batam, Senin (29/6/2026). Peresmian yang berlangsung khidmat dan penuh semangat tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kemandirian ekonomi umat berbasis pesantren sekaligus mendukung pengembangan amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Koperasi Konsumen Mafaaza Berkah Sukses merupakan unit usaha yang dikelola oleh Pondok Pesantren Mafaaza Batam. Kehadirannya tidak hanya menjadi tonggak sejarah bagi pengembangan kelembagaan pesantren, tetapi juga mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan, mulai dari pimpinan Muhammadiyah, akademisi, tokoh masyarakat, pakar hukum, hingga unsur pemerintah daerah.

Turut hadir dalam peresmian tersebut Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Prof Dr H Nazir Karim, MA., Rektor UMRI yang juga Pembina Ponpes Mafaaza Dr H Saidul Amin, MA., Pendiri Ponpes Mafaaza Prof Dr H Abdullah Yasin, perwakilan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam, perangkat pemerintah setempat, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Prof Syamsul Anwar menegaskan pentingnya membangun kemandirian umat melalui penguatan sektor ekonomi. Menurutnya, kehadiran koperasi ini merupakan langkah nyata dalam mengimplementasikan nilai ta’awun atau tolong-menolong dalam kebaikan, sekaligus memperkuat praktik ekonomi syariah yang berkeadilan.

“Kehadiran koperasi ini merupakan langkah nyata dalam mengimplementasikan konsep ta’awun dan ekonomi syariah yang berkeadilan. Di sisi lain, koperasi juga dapat menjadi wadah edukasi kewirausahaan (entrepreneurship) yang sangat baik bagi para santri,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Prof Syamsul Anwar juga mengapresiasi komitmen Pendiri Ponpes Mafaaza, Prof Abdullah Yasin, yang telah mewakafkan pondok pesantren tersebut kepada Persyarikatan Muhammadiyah. Menurutnya, langkah wakaf tersebut merupakan bentuk pengabdian dan investasi amal jariyah yang sangat strategis bagi kemajuan umat dan pengembangan pendidikan Islam berkemajuan.

Pondok Pesantren Mafaaza Batam yang kini menjadi bagian dari amal usaha Muhammadiyah diharapkan dapat terus berkembang menjadi pusat pendidikan Islam unggulan. Dengan dukungan lokasi yang strategis di kawasan Batam yang berdekatan dengan Singapura dan Malaysia, pesantren ini diproyeksikan menjadi cikal bakal pesantren internasional milik Muhammadiyah yang mampu melahirkan generasi muslim berwawasan global, berakhlak mulia, unggul dalam ilmu pengetahuan, serta memiliki daya saing di tingkat internasional.

Sementara itu, Pendiri Ponpes Mafaaza, Prof Abdullah Yasin, menekankan pentingnya tata kelola kelembagaan yang baik serta penguatan aspek legalitas koperasi. Ia menegaskan bahwa proses pengembangan aset dan unit usaha pesantren harus dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel agar mampu memberikan manfaat yang luas bagi umat.

“Legalitas koperasi harus kuat. Ikhtiar ini diharapkan melahirkan entitas usaha yang sehat, akuntabel, dan tangguh dalam menghadapi dinamika pasar,” tegasnya.

Prof Abdullah Yasin juga menyampaikan harapannya agar seluruh aset wakaf yang telah diamanahkan kepada Muhammadiyah dapat dikelola secara optimal untuk mendukung kemajuan pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menurutnya, keberadaan koperasi merupakan salah satu instrumen penting dalam membangun kemandirian pesantren sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi umat.

Sementara itu, perwakilan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam menyambut baik berdirinya koperasi tersebut dan menyatakan komitmen pemerintah untuk memberikan pembinaan secara maksimal. Pemerintah daerah berharap Koperasi Mafaaza Berkah Sukses dapat menjadi salah satu pelopor penggerak ekonomi kreatif di kawasan Nongsa, khususnya dalam menangkap peluang besar dari sektor pariwisata Batam yang terus berkembang.

Sebagai bentuk pengembangan usaha, Koperasi Konsumen Mafaaza Berkah Sukses menyatakan kesiapannya melayani masyarakat luas, termasuk warga Muhammadiyah dari berbagai daerah di Indonesia yang berkunjung ke Batam. Tidak hanya bergerak di sektor ritel, koperasi ini juga membuka layanan di bidang pariwisata dan transportasi.

Layanan yang disiapkan mencakup wisata sejarah dan religi, baik di dalam maupun luar negeri, dengan dukungan pemanduan profesional. Dengan demikian, koperasi ini diharapkan tidak sekadar menjadi pusat usaha pesantren, tetapi juga menjadi simpul pelayanan ekonomi, dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan umat.

Peresmian koperasi ditandai dengan prosesi pemotongan pita secara simbolis oleh Ketua PP Muhammadiyah bersama pendiri dan jajaran pimpinan pondok pesantren, dilanjutkan dengan peninjauan unit usaha serta sesi foto bersama pengurus koperasi, dewan pembina, pendiri, dan unsur pemerintahan. Momentum tersebut menandai dimulainya babak baru perjuangan ekonomi umat yang unggul, amanah, dan berkemajuan, sekaligus memperkuat langkah Muhammadiyah dalam membangun kemandirian pesantren dan menyiapkan lahirnya pesantren bertaraf internasional dari Kota Batam untuk Indonesia dan dunia. (Muhansir)