Ormawa UMRI Gelar Forum Silaturahim, Rektor Dorong Prestasi Hingga Level Asia

Pekanbaru (umri.ac.id) – Momentum hangat pasca-Idul Fitri 1447 Hijriyah dimanfaatkan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) untuk mempererat sinergi melalui kegiatan silaturahim dan rapat dengar pendapat yang berlangsung di Auditorium Kampus Utama Umri pada Senin (13/4/2026) pagi. Forum ini menjadi ruang strategis yang mempertemukan mahasiswa dengan pimpinan kampus dalam menyatukan visi serta merumuskan langkah konkret demi kemajuan Ormawa ke depan.

Ketua panitia, Nur Hidayat, dalam laporannya menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahim, tetapi juga menjadi wadah penyaluran aspirasi mahasiswa untuk membangun Ormawa yang lebih progresif, adaptif, dan berdampak.

“Saya berharap forum ini mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara mahasiswa dan universitas dalam mengoptimalkan peran serta fungsi Ormawa,” ujarnya.

Presiden Mahasiswa (Presma) Umri, Rayhan Divaio Hutapea, turut menekankan pentingnya kolaborasi yang harmonis antara Ormawa dan birokrasi kampus. Menurutnya, sinergi yang kuat akan melahirkan program-program strategis yang tidak hanya relevan, tetapi juga berkelanjutan bagi mahasiswa.

“Maksimalkan forum ini sebagai ruang dialog terbuka untuk merumuskan gagasan bersama demi keberlangsungan dan kemajuan Ormawa,” ungkapnya.

Wakil Rektor III Umri, Prof Dr Jufrizal Syahri, MSi., menyampaikan bahwa forum ini merupakan terobosan penting dalam membangun komunikasi dua arah antara mahasiswa dan pimpinan universitas.

Lebih jauh, Ia menilai kegiatan ini tidak hanya mempererat silaturahim pascalebaran, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam mengakomodasi gagasan strategis mahasiswa, khususnya dari Badan Eksekutif Mahasiswa – Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Umri.

“Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan ide-ide inovatif yang berujung pada peningkatan prestasi mahasiswa,” tuturnya.

Sementara itu, Rektor Umri Dr Saidul Amin, MA., memberikan dorongan kuat kepada mahasiswa untuk berani berpikir besar dan visioner. Ia menegaskan bahwa Ormawa harus mampu melampaui batas-batas lokal dan mulai menargetkan kiprah di tingkat nasional hingga internasional.

“Kita harus berorientasi pada masa depan, karena masa depan Umri ada di tangan mahasiswa hari ini,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa mahasiswa sebagai intelektual muda memiliki tanggung jawab sebagai agen perubahan yang mampu membawa dampak positif bagi kampus, masyarakat, hingga bangsa.

Forum silaturahim dan dengar pendapat ini dihadiri Rektor beserta Wakil Rektor III Umri, Kepala Biro Kemahasiswaan, Presiden dan Wakil Presiden beserta jajaran Kabinet Gelora Resistensi BEM KM Umri, serta pimpinan Ormawa se-lingkungan Umri.

Melalui forum ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin solid antara mahasiswa dan pimpinan universitas. Sinergi tersebut menjadi fondasi penting dalam mendorong Ormawa Umri untuk melahirkan inovasi, memperkuat prestasi, serta memberikan kontribusi nyata hingga ke level Asia. (Syae)