Melalui Sejumlah Program Unggulan, UMRI bersama Pimpinan Cabang Muhamamdiyah dan Aisyiyah Bukit Raya Dorong Pemberdayaan Masyarakat

Pekanbaru (umri.ac.id) — Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) bersama Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah (PCM/A) Bukit Raya secara resmi meluncurkan sejumlah program pemberdayaan masyarakat, pada Senin (26/1/2026), bertempat di Kantor PCM/A Bukit Raya-Pekanbaru.

Program yang diluncurkan meliputi Perpustakaan Labuai Madani, Bank Sampah Sang Surya, Kantor Layanan Lembaga Zakat, Infaq, Sadaqah Muhamamdiyah (KL Lazismu), Program Cinta Al-Qur’an, serta Kursus Bahasa Asing yang mencakup Bahasa Inggris, Mandarin, Arab, dan Prancis. Program-program tersebut dirancang sebagai wujud kontribusi Persyarikatan dan Universitas Muhammadiyah Riau dalam penguatan literasi, kepedulian lingkungan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ketua Panitia Pelaksana, Mizan Asnawi, dalam laporannya menyampaikan bahwa sebagian program telah mulai berjalan. Perpustakaan Labuai Madani, misalnya, telah beroperasi selama dua bulan melalui sinergi antara PCM Bukit Raya dan Umri. Adapun Bank Sampah Sang Surya dikembangkan melalui kolaborasi Umri dengan Pegadaian, melalui pendekatan pengelolaan sampah berbasis nilai ekonomi, di mana tabungan sampah dapat dikonversi menjadi tabungan emas.

“Untuk Kantor Layanan Lazismu, saat ini terdapat 120 Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan seluruhnya telah memiliki kantor layanan Lazismu. Launching ini juga akan dirangkai dengan penyaluran bantuan kepada masyarakat sekitar, baik di bidang pendidikan maupun sosial,” ujar Mizan.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa Program Cinta Al-Qur’an merupakan bagian dari program Pemerintah Kota Pekanbaru yang didukung oleh PCM Bukit Raya sebagai bentuk penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

Ketua PCM Bukit Raya Dr Aidil Haris, dalam sambutannya menyampaikan bahwa lokasi tersebut sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal. Dengan diluncurkannya berbagai program ini, Ia berharap kawasan tersebut kembali berfungsi sebagai pusat aktivitas Persyarikatan dan pelayanan umat.

“Ke depan, kami berharap komplek ini dapat dikelola secara berkelanjutan bersama Umri, baik sebagai kawasan pendidikan maupun sebagai laboratorium pembelajaran Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Umri,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor Umri Dr Saidul Amin, MA., menyambut baik peluncuran program-program pemberdayaan tersebut dan mengapresiasi sinergi antara Umri, PCM/A Bukit Raya. Menurutnya, kolaborasi ini sejalan dengan peran perguruan tinggi Muhammadiyah sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat.

Rektor Umri, secara khusus menyoroti program Bank Sampah Sang Surya yang bekerja sama dengan Pegadaian. Ia menilai inovasi pengelolaan sampah berbasis ekonomi ini sebagai langkah strategis dalam menjawab persoalan lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita menghadirkan inovasi bahwa sampah tidak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi dapat dikelola secara produktif hingga bernilai ekonomi,” ujarnya.

Ia berharap program ini dapat menjadi model pemberdayaan yang dapat direplikasi, tidak hanya di Provinsi Riau, tetapi juga di wilayah Sumatera. Selain itu, pemanfaatan lokasi kegiatan sebagai laboratorium pembelajaran diharapkan dapat memberikan pengalaman kontekstual bagi civitas akademika Umri.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru, Drs H Muhammad Amin, MSi., menyampaikan bahwa pengembangan perpustakaan sejalan dengan visi Pemerintah Kota Pekanbaru dalam membangun masyarakat yang berbudaya, maju, dan sejahtera melalui penguatan literasi.

“Literasi merupakan fondasi penting dalam membangun kecerdasan dan karakter masyarakat. Literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca, tetapi juga memahami dan mengelola informasi secara kritis,” ujarnya.

Melalui sinergi antara Umri, PCM, dan PCA Bukit Raya, diharapkan seluruh program pemberdayaan masyarakat ini dapat berjalan secara berkelanjutan serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan literasi, kepedulian lingkungan, dan kesejahteraan umat. (Syae)