UMRI Targetkan Galang Donasi Rp. 1 Miliar untuk Respon Bencana Sumatera

Pekanbaru (umri.ac.id) — Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Dr H Saidul Amin, MA., memimpin rapat koordinasi dalam rangka memperkuat respon cepat terhadap bencana alam yang melanda wilayah Sumatera.
Rapat yang digelar di Gedung Rektorat Umri pada Kamis (4/12/2025) tersebut menargetkan penghimpunan donasi sebesar Rp. 1 Miliar, baik dalam bentuk logistik maupun uang, untuk disalurkan kepada para penyintas ke tiga provinsi di Sumatera yang terdampak.
Rapat ini tidak hanya dihadiri oleh civitas akademika, tetapi juga melibatkan forum One Muhammadiyah One Response (OMOR) yang terdiri dari berbagai lembaga dan Ortom di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah.
Rektor Umri Dr Saidul menegaskan bahwa penggalangan dana ini harus bergerak cepat agar bantuan segera sampai ke lokasi-lokasi terdampak.
“Penggalangan dana atau donasi Rp. 1 Miliar ini diharapkan dapat terkumpul pada 13 Desember. Semakin cepat terkumpul, semakin cepat pula kita bisa menyalurkannya kepada daerah-daerah yang membutuhkan,” harapnya.
Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Umri, Prof Dr H M Nazir, MA., menyatakan dukungan penuh dan komitmennya untuk terlibat langsung dalam upaya penghimpunan dana tersebut.
“Pengumpulan donasi tentunya tidak hanya menyasar Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan keluarga besar Persyarikatan, mulai dari Pimpinan Wilayah hingga Pimpinan Daerah, tetapi juga terbuka bagi seluruh masyarakat luas yang ingin membantu korban bencana di tiga provinsi,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) Muhammadiyah Riau, Yerri Badrun, S.Pi., M.Si., menjelaskan bahwa sejak awal bencana terjadi, pihaknya telah berkoordinasi dengan LRB di daerah terdampak untuk memetakan kebutuhan mendesak para penyintas.
Ia menuturkan bahwa LRB Muhammadiyah bersama Lazismu Riau telah mengirimkan bantuan logistik serta relawan ke dua provinsi, yakni Sumatera Barat dan Sumatera Utara.
“Dengan dukungan donasi Rp. 1 Miliar ini, kami bersama Lazismu dapat menjangkau lebih banyak lokasi yang membutuhkan. Insyaallah, bantuan berikutnya juga akan kita perluas hingga ke Provinsi Aceh,” ujar Yerri.
Upaya kolaboratif ini diharapkan mempercepat distribusi bantuan dan memperluas jangkauan layanan kemanusiaan Muhammadiyah bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera. (Rls/Muhansir)