Visitasi Program PPG UMRI: Penguatan Mutu dan Kesiapan Penyelenggaraan Pendidikan Guru

Pekanbaru (Umri.ac.id) – Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) melaksanakan kegiatan pemantauan dan evaluasi (monev) secara daring melalui ruang virtual pada Selasa (2/12/2025) pagi.
Kegiatan ini secara resmi dibuka Rektor Umri, Dr Saidul Amin, MA. Turut hadir Dekan FKIP Umri Pratama Benny Herlandy, SPd MPd., Ketua Program Studi PPG Umri, serta para mentor yang merupakan dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Sementara itu, tim visitasi hadir Martono dan Murti Ayu Wijayanti dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten, yang mengikuti kegiatan secara virtual sebagai evaluator.
Dalam sambutannya, Rektor Umri Dr Saidul Amin, menegaskan bahwa PPG merupakan program strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional melalui penguatan kompetensi tenaga pendidik.
“Salah satu cara efektif untuk memperbaiki mutu pendidikan adalah dengan meningkatkan kualitas gurunya,” ujarnya.
Beliau menambahkan, bahwa guru yang cerdas, cergas, dan lugas terbentuk melalui proses pembinaan yang sistematis. Karena itu, visitasi ini menjadi langkah penting untuk mengevaluasi sekaligus memverifikasi kesesuaian pelaksanaan PPG dengan standar yang telah ditetapkan.
“Kedatangan para petugas visitasi kami maknai sebagai upaya meminta bimbingan agar kami semakin berinovasi dan berkreasi, sehingga program yang kami jalankan dapat tumbuh lebih baik di masa mendatang. Supervisi tentu menjadi pendorong bagi peningkatan kualitas fakultas ini,” tambahnya.
Dekan FKIP Umri, Pratama Benny Herlandy, menyampaikan komitmen fakultas dalam mendukung penuh kegiatan visitasi sebagai bagian penting dari penjaminan mutu penyelenggaraan pendidikan profesi guru, khususnya PPG Bahasa Inggris.
“Melalui visitasi ini, kami berharap ke depan dapat membuka program studi PPG lainnya dengan dukungan peningkatan sarana dan prasarana yang memadai. Semoga kegiatan ini menjadi sarana evaluasi yang konstruktif untuk peningkatan mutu FKIP Umri,” ungkapnya.
Perwakilan tim visitasi, Martono, dalam sambutannya menjelaskan bahwa visitasi dilakukan untuk memastikan jaminan mutu dan supervisi penyelenggaraan PPG.
“Kegiatan ini untuk menilai apakah pelaksanaan PPG sudah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Ia memaparkan empat komponen utama yang menjadi fokus penilaian, yakni kapasitas penyelenggaraan PPG, proses pendidikan, performa dosen dan tenaga kependidikan, serta penilaian dampak PPG yang akan dilanjutkan dengan kunjungan luring.
Menambahkan hal tersebut, Murti Ayu Wijayanti menekankan bahwa visitasi juga mencakup konfirmasi kesiapan lembaga dalam menerima mahasiswa PPG pada tahun akademik mendatang.
“Kami memeriksa kapasitas penyelenggaraan PPG dan kesiapan menerima mahasiswa calon guru pada periode yang akan datang,” jelasnya.
Melalui visitasi daring ini, Umri berharap dapat terus memperkuat kapasitas, mutu, dan profesionalitas penyelenggaraan Program Pendidikan Profesi Guru, sehingga mampu memberikan kontribusi signifikan bagi peningkatan kualitas pendidikan nasional. (Syae)