Momentum Bersejarah: Menteri Agama RI Motivasi dan Lepas Mahasiswa UMRI ke Ajang MTQ Mahasiswa Nasional

Pekanbaru (umri.ac.id) — Suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti Kampus Utama Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) pada Kamis (18/9/2025) pagi. Di tengah semarak kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru dan Masa Ta'aruf (PKKMB dan Masta) Tahun 2025, tiga ribuan pasang mata menyaksikan sebuah momen istimewa: Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., secara langsung melepas kontingen mahasiswa Umri yang akan berjuang di ajang Musabaqah Tilawatil Quran Mahasiswa Nasional (MTQMN) VIII di Kalimantan Selatan.

Didampingi Rektor Umri, Dr H Saidul Amin, MA., Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Umri Prof Dr H M Nazir, MA., serta Anggota Komisi VIII DPR-RI asal Dapil Riau H. Achmad, MSi., Menteri Agama RI menyampaikan pesan penuh motivasi. Dengan suara yang hangat namun penuh ketegasan, ia menegaskan bahwa kesempatan ini bukan sekadar perlombaan, melainkan amanah besar untuk membawa nama baik almamater Umri ke kancah nasional.

“Anak-anakku yang mendapat kesempatan ini, hari ini kalian membawa nama baik almamater Umri. Alhamdulillah, kita bersama-sama melepas kalian untuk berjuang dan mempertaruhkan almamater demi meraih prestasi terbaik di arena nasional yang sangat bergengsi di Kalimantan,” ujar Menteri Agama RI, disambut tepuk tangan meriah hadirin.

Lebih dari sekadar kata-kata pelepasan, Menteri Agama RI menekankan pentingnya spiritualitas dalam perjuangan. Ia mengingatkan bahwa kemenangan sejati bukan hanya soal piala, tetapi juga bagaimana setiap langkah kompetisi dibingkai dengan doa, keikhlasan, dan pengabdian kepada Allah SWT.

“Semoga ananda semua menjadi kebanggaan kita bersama. Dan bagi yang belum berangkat, mari kita doakan agar mereka meraih prestasi luar biasa. Insya Allah doa dari adik-adiknya di sini akan menjadi kekuatan tambahan,” pesannya.

Bagi mahasiswa Umri yang dilepas menuju MTQMN VIII, momen ini tentu menjadi pengalaman berharga. Mereka tidak hanya membawa semangat pribadi, tetapi juga harapan ribuan civitas akademika Umri. Dukungan dari Menteri Agama, Rektor, hingga jajaran kampus menambah keyakinan bahwa mereka mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah serta perguruan tinggi di ajang nasional.

Peserta MTQMN VIII utusan Umri, akan mengikuti beberapa kategori lomba, diantarannya:
1. Debat Ilmiah Kandungan Al-Qur’an (Bahasa Arab)
     •    Algifari Hermawan Pulungan (Kedokteran)
     •    Muhammad Fatih Ardhi (Kedokteran)

2. Desain Aplikasi Komputer
     •    Denny Firmansyah (Sistem Informasi)
     •    Alan Maulidan (Teknik Informatika)

3. Qiraat Sab’ah
     •    Muhammad Farhan Kamil (Manajemen)

4. Tartil Qur’an
     •    Nadia Alfariza (Ilmu Komunikasi)
     •    Hadiyan Sany (Teknik Informatika)

5. Fahmil Qur’an
     •    Reza Putra Pratama (Pendidikan Bahasa Inggris)
     •    M. Rizky Akbar (Psikologi Islam)
     •    Rahmatullah Fauzanfi (Teknik Informatika)

6. Syarhil Qur’an
     •    Fatman Wati (Teknik Industri)
     •    Nadin Agustri Wirman (Sistem Informasi)
     •    Gustiani (Teknik Industri)

7. Tilawatil Qur’an
     •    Alia Andini (Pendidikan Bahasa Inggris)
     •    Fiki Firmansyah (Teknik Informatika)

8. Hifzil Qur’an
     •    Mauizah Hanifah (Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah)
     •    Muhammad Hafiz Sufi (Hubungan Masyarakat)

Di balik suasana PKKMB dan Masta Umri Tahun 2025 yang riuh, prosesi pelepasan ini meninggalkan kesan mendalam: bahwa setiap mahasiswa Umri adalah duta Qur’ani yang siap menorehkan prestasi, menjaga akhlak, dan menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an di mana pun mereka berada. (Walida)