Rektor Umri Serahkan SK Dosen dan Tendik, Tegaskan Peran sebagai Teladan dan Duta Muhammadiyah

Pekanbaru (Umri.ac.id) — Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Dr H Saidul Amin, M Ag., secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada jajaran dosen dan tenaga kependidikan dalam acara yang berlangsung khidmat di Ruang Pascasarjana Kampus Umri. Penyerahan SK ini turut dihadiri oleh Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Umri.

Dalam arahannya, Rektor Saidul Amin menyampaikan bahwa setelah penyerahan SK, seluruh dosen dan tenaga kependidikan akan mengikuti program pelatihan yang diatur oleh BPH. Enam bulan ke depan, mereka akan menjalani ujian membaca Al-Qur’an sekaligus evaluasi kualitas ibadah yang dilakukan secara berkala. Rektor berharap para laki-laki dapat menjadi imam yang baik di rumah masing-masing, sedangkan perempuan menjadi ummah teladan di lingkungannya.

“Sempurnakan diri agar dapat menolong dan menyempurnakan orang lain,” ujarnya.

Rektor juga mengingatkan pentingnya menanamkan nilai-nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan dengan kesadaran, bukan paksaan. Ia mengajak dosen dan tenaga kependidikan untuk menjadi contoh dan idola bagi mahasiswa serta suri teladan di masyarakat.

“Umri adalah tempat belajar menjadi warga Muhammadiyah sejati, tempat beramal, tempat berkarir hingga jenjang doktoral, serta ladang jihad,” tegasnya.

Kepada para dosen, Dr. Saidul Amin juga berpesan agar mendidik mahasiswa dengan kasih sayang dan cinta karena mereka adalah anak ideologis universitas. Sedangkan kepada staf, ia menegaskan agar bekerja dengan sungguh-sungguh dan ikhlas, dengan keyakinan bahwa kerja lebih dari gaji yang diterima akan membawa keberkahan dan kemuliaan di kemudian hari.

Prof. Dr. M. Nazir, dalam kesempatan yang sama, menegaskan bahwa pesan Rektor harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh demi kemajuan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Ia berharap seluruh unit dapat bekerja optimal untuk memperkuat Umri secara keseluruhan.

Selain penyerahan SK, Umri juga menetapkan sejumlah pegawai baru dan alih fungsi, yaitu 14 calon dosen hasil rekrutmen, 11 calon tenaga kependidikan hasil rekrutmen, 3 dosen tetap, 5 tenaga kependidikan tetap, serta 1 tenaga kependidikan yang dialihfungsikan menjadi dosen.

Dengan serangkaian program dan amanah baru ini, Umri terus berkomitmen mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan berperan aktif sebagai teladan dan duta Muhammadiyah dalam masyarakat. (Nurwalida)