UMRI Terima Kunjungan Dir. Binmas Polda Riau; Bersama Wujudkan Kampus yang Aman dan Berkarakter

Pekanbaru (umri.ac.id) - Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menerima kunjungan Silaturrahim dari Direktur Pembinaan Masyarakat (Dir. Binmas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau di Kampus Utama Umri Jalan Tuanku Tambusai, Selasa (27/5/2025) siang.

Kunjungan ini disambut langsung oleh Rektor beserta Wakil Rektor Umri, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Umri, Dekan Fakultas, beserta Kepala Humas, Keprotokolan, dan Hukum Umri.

Dalam sambutannya, Rektor Umri Dr Saidul Amin MA., menyampaikan apresiasi atas kunjungan Dir. Binmas Polda Riau sebagai bentuk sinergi antara institusi pendidikan tinggi bersama Kepolisian Negara dalam menciptakan lingkungan yang kondusif, aman, dan mendukung proses pembinaan generasi muda.

“Amanah ini sangat berat. Terkadang saya merasakan bahwa pengendalian internal di sebuah institusi pendidikan tidak semudah yang dibayangkan. Sebagai seorang Rektor, saya menyadari bahwa mengenali secara utuh kondisi internal kampus, baik secara struktural maupun kultural, adalah bagian penting dari proses kepemimpinan yang bijak dan bertanggung jawab,” ungkap Dr Saidul Amin dengan penuh refleksi.

Ia juga menegaskan, bahwa Umri bukan sekadar institusi pendidikan biasa, melainkan milik masyarakat yang eksistensinya harus selalu berpijak pada kepentingan umat dan bangsa.

“Kami ini milik masyarakat. Maka dari itu, saya ingin terus belajar dari realitas itu—belajar dari masyarakat, belajar dari semua pihak yang punya perhatian terhadap pendidikan. Saya berharap, dari proses belajar ini, kami tidak salah langkah dalam mengarahkan Umri ke depannya,” tegasnya.

Dalam momen kunjungan Dir. Binmas Polda Riau, Dr Saidul Amin juga menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kehadiran dan wejangan yang disampaikan oleh jajaran Kepolisian Daerah Riau. Menurutnya, kerja sama seperti ini sangat berarti dalam membentuk lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan terbuka terhadap pembinaan karakter.

Ditambahkannya lagi, Ia juga menyampaikan kesiapan Umri untuk mendukung program-program strategis yang digagas oleh Polda Riau, terutama yang berkaitan dengan pembinaan masyarakat dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.

“Apapun program yang dicanangkan oleh Bapak Dir. Binmas, khususnya Pak Eko, jika ada yang bisa kami bantu, silakan langsung berkoordinasi dengan Wakil Rektor dan Dekan Fakultas kami. Kami tidak ingin sekadar menjadi penonton, tetapi menjadi bagian aktif dalam gerakan membangun bangsa,” tambahnya.

Di akhir penyampaiannya, Dr Saidul Amin mengungkapkan filosofi kepemimpinan yang senantiasa ia pegang teguh; “Dari rakyat, kembali ke hati rakyat, dan bertakhta di hati rakyat. Itulah prinsip yang saya bawa dalam memimpin Umri. Semoga langkah-langkah kita selalu dalam lindungan dan petunjuk Allah SWT.,” pungkasnya.

Dalam lawatan Dir. Binmas Polda Riau ke Umri, Ketua BPH Umri Prof Dr M Nazir MA., turut memberikan wejangan yang sarat dengan nasihat dan harapan atas terjalinnya sinergi antara institusi pendidikan dengan Kepolisian sebagai pengayom masyarakat.

Mengawali sambutannya, Prof Nazir menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Kepolisian dan berharap pertemuan tersebut membawa kebaikan bagi kedua institusi.

“Kami mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada Bapak Dir. Binmas Polda Riau beserta rombongan di kampus Universitas Muhammadiyah Riau. Mudah-mudahan pertemuan ini membawa keberkahan dan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih erat antara dunia pendidikan dan Kepolisian,” ujarnya.

Prof Nazir juga memberikan nasehat dan pesan bijak bahwa dalam membina masyarakat, baik melalui jalur pendidikan maupun keamanan, dibutuhkan kesabaran, keikhlasan, dan kerja sama yang kuat.

“Kami menyadari bahwa tugas-tugas Kepolisian saat ini sangat berat, apalagi di tengah dinamika sosial yang kompleks. Untuk itu dari Umri, kami mendoakan agar seluruh tugas dan amanah yang diemban oleh Kepolisian, khususnya Dir. Binmas, dapat berjalan dengan baik dan diberi kemudahan oleh Allah SWT., karena mereka adalah pengayom masyarakat yang berada di garda depan menjaga stabilitas, keamanan, dan ketertiban,” tuturnya dengan penuh empati.

Ia menambahkan, peran institusi pendidikan dan Kepolisian sesungguhnya saling melengkapi dalam membina karakter generasi muda, menjaga nilai kebangsaan, serta membentuk masyarakat yang cerdas dan bermoral. (Walida)