Prodi Farmasi UMRI Kunjungi Sultan Ahmad Shah Medical Centre Malaysia

Pahang, Malaysia (umri.ac.id) - Program Studi (Prodi) Farmasi Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) melakukan kunjungan akademik ke Sultan Ahmad Shah Medical Centre (SASMC) Kuantan, Pahang, Malaysia pada Rabu (17/12/2024).
SASMC yang merupakan rumah sakit pendidikan ini dikelola oleh International Islamic University Malaysia (IIUM) serta dikenal sebagai salah satu pusat kesehatan terkemuka yang mengintegrasikan pelayanan kesehatan dengan pendidikan kedokteran.
Rombongan yang terdiri dari 19 mahasiswa dan 6 dosen pembimbing disambut hangat oleh pihak SASMC. Para dosen pembimbing yang hadir diantaranya Ketua Progam Studi (Ka. Prodi) Farmasi Umri Apt Dewi Gulyla Hari M Farm., Kepala Laboratorium Farmasi Umri Apt Tri Nova Lobena MSi., Dr Apt Noveri Rahmawari, Apt Nursyafni Lunis MFarm, Apt Muh Azhari MFarm, dan Apt Nawwar Irfan MFarm.
Dalam kunjungan tersebut, para peserta berkesempatan mengeksplorasi fasilitas SASMC yang memiliki lebih dari 350 tempat tidur untuk rawat inap dan didukung oleh 133 spesialis di berbagai bidang medis.
Dr Khadijah Binti Samsudin, dosen dari Kulliyyah of Pharmacy IIUM, memberikan paparan tentang sistem pelayanan kesehatan yang diterapkan di SASMC, termasuk pendekatan holistik yang mengutamakan kenyamanan pasien dan keluarga.
“Fasilitas unggulan SASMC dibangun di area seluas 27,8 hektar yang dikelilingi oleh perbukitan hijau, menciptakan lingkungan yang asri dan nyaman bagi pasien maupun pengunjung,” paparnya.
Rumah sakit ini dilengkapi dengan taman yang terintegrasi dengan ruang rawat untuk menciptakan suasana santai bagi pasien dan keluarga. Kendaraan khusus (cart) untuk membantu mobilitas pasien yang membutuhkan. Kantin dengan berbagai pilihan makanan sehat dan bergizi. Perpustakaan besar yang mendukung kegiatan belajar mahasiswa, khususnya di bidang kedokteran dan farmasi.
Kunjungan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa Farmasi Umri untuk mempelajari sistem pelayanan kesehatan yang komprehensif, di mana aspek medis, kenyamanan, dan edukasi berjalan selaras. SASMC juga menjadi contoh bagaimana fasilitas kesehatan dapat dirancang tidak hanya untuk pelayanan medis, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran bagi mahasiswa kesehatan.
Melalui kunjungan ini, mahasiswa dan dosen UMRI mendapatkan wawasan penting mengenai penerapan pelayanan kesehatan berstandar internasional.
“Kami berharap kunjungan ini dapat menginspirasi mahasiswa untuk mengembangkan konsep pelayanan kesehatan yang holistik di Indonesia, serta mempererat hubungan akademik antara Universitas Muhammadiyah Riau dan IIUM,” ujar Apt Dewi Gulyla Hari.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menjalin kerja sama yang lebih erat antara UMRI dan SASMC, khususnya dalam bidang pendidikan farmasi dan kesehatan, untuk menciptakan generasi profesional yang kompeten dan berdaya saing global. (Rls/Walida)