Fakultas Kedokteran UMRI Gelar Silaturahim Bersama Orang Tua dan Wali Mahasiswa Baru

Pekanbaru (umri.ac.id) - Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Riau (FK Umri) menggelar Silaturahim bersama orang tua dan wali mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Umri pada Senin (16/9/2024) siang.

Kegiatan yang di selenggarakan di Auditorium Gedung Rektorat Umri ini dihadiri langsung Rektor Umri yang di dampingi Wakil Rektor III Umri, Dekan beserta civitas akademika Fakultas Kedokteran dan turut hadir Direktur, Pimpinan Unit, Lembaga dan Kantor dilingkungan Umri.

Dalam sambutannya Rektor Umri Dr Saidul Amin MA mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa baru Fakultas Kedokteran yang mana mulai hari ini kampus Umri merupakan rumah kedua bagi para mahasiswa.

"Selamat datang kami ucapkan kepada adik-adik mahasiswa baru dan terimakasih kepada orang tua atau wali yang telah hadir pada hari ini, saat ini kita telah menjadi keluarga besar yang tidak berpisah antara satu dan yang lain," ucap Saidul Amin.

Pada tahun pertama Umri telah melakukan berbagai seleksi kepada 232 calon mahasiswa yang telah mendaftar pada Fakultas Kedokteran dimana nantinya mahasiswa yang lolos mengikuti seleksi akan di bimbing selama satu tahun di Asrama Rusunawa Umri.

"Ada perbedaan Fakultas Kedokteran kita dengan Fakultas Kedokteran yang lain salah satunya yakni nilai-nilai ke Islaman yang harus kita perkuat maka dari itu calon dokter ini harus kita bina sebaik-baiknya oleh ustadz dan ustadzah yang telah kita siapkan maka kami meminta izin kepada bapak ibu sekalian agar anak-anak kita di asramakan selama satu tahun," tambahnya.

Ia juga menyebut pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Umri mengundang ulama besar seperti Ustadz Adi Hidayat, Muftti Negeri Perlis, Duta Besar Palestina di Indonesia dan Rektor dari universitas di luar negeri yang akan memberikan ilmu serta pengetahuan baru bagi mahasiswa baru.

"Kita akan coba berkembang supaya lebih baik di masa yang akan datang dan kita sampaikan tema PKKMB Umri tahun ini berunsur Palestina bahwa ini menunjukkan kepedulian serta kasih sayang kita kepada saudara kita disana," sebutnya.

Ia berharap dengan adanya Fakultas Kedokteran Umri dapat mengurangi kekurangan profesi dokter di Provinsi Riau. "Kita berusaha sekuat tenaga untuk menambah jumlah dokter di Provinsi Riau dan minimal mengimbangi Provinsi lain. Selain itu kita ingin mahasiswa kita dapat menjadi pion-pion Persyarikatan tentu itu semua dibantu juga oleh para dosen yang harus mengajar mereka dengan kasih sayang sebab mereka merupakan anak-anak kita," harapnya. (Walida)