Bersempena Pelantikan Badan Pengurus Harian, Mapala UMRI Gelar Seminar Nasional

Pekanbaru (Umrinews) - Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menggelar seminar nasional dengan mengusung tema 'Generasi Muda Ambil Peran Menjadi Relawan Garis Depan' bersempena dengan  Pelantikan Badan Pembina Harian (BPH) Mapala Umri periode 2024-2025.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Rektor Umri yang juga dihadiri Ketua Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Direktur Direktorat Kesiapsiagaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Dewan Pengurus SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia, Pimpinan Redaksi Wartapala Indonesia, Wakil Rektor III Umri serta Direktur se lingkungan Umri.

Dalam sambutannya Rektor Umri Dr Saidul Amin MA menyebut Mapala Umri memiliki tempat yang Istimewa, sehingga ia selalu menyempatkan hadir di setiap kegiatan dimana menurutnya mapala merupakan pelopor bagi generasi muda di masa depan.

"Saya sering menyampaikan ke adik-adik Mapala untuk menjadi pelopor bagi generasi muda masa depan namun tentu kita harus mulai dari diri sendiri. Pada periode lalu saya ingatkan bagaimana Kampus Umri lingkungannya itu standar Mapala dunia sehingga orang masuk ke Umri merasa berada di Green Campus," katanya di hadapan seratusan peserta Seminas.

Saidul Amin juga mengatakan Umri memiliki satu hektar lahan yang telah di bebaskan namun ia ingin Mapala Umri memiliki konsep untuk lahan yang masih kosong tersebut.

"Saya tantang adik-adik Mapala Umri untuk tanggal tiga mendatang karena kita akan kedatangan menteri Lingkungan Hidup adik-adik dapat menanam pokok kayu dan tolong dicari pokok kayu yang asli Riau, yang mana itu sumbangan dari Mapala Riau yang akan diberikan kepada menteri nantinya di Pokok itu akan tertulis ditanam Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup dan sumbangan dari Mapala Umri," katanya.

Ia juga memberikan apresiasi pada seminar kali ini sebab anak muda harus memiliki peran bagi bangsa dan negara karena negara bukan warisan tapi legasi yang akan ditinggalkan bagi anak cucu di masa yang akan datang.

"Seminar nasional sangat penting apa lagi pembicara level nasional. Anak-anak muda saat ini adalah generasi yang cuek yang hanya berfikir dirinya sendiri dan harusnya anak muda yang memiliki peran maka kita mulai sekarang atau tidak sama sekali sebab langkah yang sejuta pun dimulai dari langkah pertama," pungkasnya.

Hadir sebagai narasumber pada kegiatan Seminar Nasional antara lain Direktur Direktorat Kesiapsiagaan BNPB Pangarso Suryotomo, Wartapala Indonesia Ahyar Hudoyo, dan SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia Rinanto. (Walida)