MAPALA UMRI Laksanakan Mubes Pilih Pemimpin Visioner

Pekanbaru (Umrinews) – Pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) VIII Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III Umri pada Sabtu (16/03) pagi di Kampus Utama Umri. Kegiatan tahunan ini juga dihadiri kepengurusan Mapala sebelumnya serta pimpinan organisasi mahasiswa di lingkungan Umri.
Disampaikan Ketua Panitia Pelaksana Rivo Claudio, kegiatan Mubes yang dilaksanakan tanggal 16 hingga 17 Maret 2024 ini adalah upaya untuk mengevaluasi kinerja badan pengurus, sekaligus memfasilitasi pemilihan kepemimpinan selanjutnya. “Mubes ini juga sekaligus mengevaluasi serta mengubah AD dan ART agar sesuai dengan kepemimpinan satu tahun kedepan” ujarnya.
Mewakili kepengurusan periode 2023-2024, Ketua Umum Rudi Pangestu dalam sambutannya turut menyampaikan permintaan maaf sekaligus berharap agar kepengurusan selanjutnya bisa mengambil yang baik dari periode kepemimpinannya serta membuang yang tidak perlu dilanjutnya. Rudi juga berharap kepada pimpinan yang akan terpilih nantinya, “Bagaimana kita bisa bangkit dalam berbagai aspek dan bisa bergerak di banyak bidang tanpa ada kendala atau ketakutan dan tidak berperan sendiri-sendiri” ujarnya.
Menyambut pemilihan kepemimpinan Mapala Umri yang baru, Wakil Rektor III Umri Dr Jufrizal Syahri MSi mengingatkan beberapa hal kepada pengurus sebelumnya maupun pengurus yang akan terpilih nantinya. “Pergantian adalah keniscayaan, suatu saat siapa pun yang memimpin pasti akan diganti” sebutnya.

Kepada pengurus yang akan terpilih nantinya, Jufrizal berharap pengurus bisa kuat berdiri tanpa ada intervensi dari pihak manapun baik internal maupun eksternal organisasi. Ia juga berharap siapa pun yang terpilih bisa legowo dan tidak tertutup pada perubahan. “Pemimpin itu seperti anggota tubuh, tidak ada yang merasa lebih penting karena semuanya penting. Jagalah organisasi seperti kita menjaga tubuh kita” sebutnya.
Menurut dosen program studi kimia tersebut, seorang pemimpin harus menjadi seseorang visioner yang mampu melihat jauh kedepan sebelum terjadi sesuatu di badan organisasi. “Ia harus bisa mempertimbangkan sesuatu sebelum terjadi, sehingga apapun perubahan yang terjadi organisasi akan tetap berjalan karena waktu akan terus berubah,” pesannya.
Jufrizal juga berpesan kepada pengurus sebelumnya, agar tetap aktif di organisasi meskipun tidak lagi termasuk pengurus. “Tetap aktif memberi petunjuk saran dan arahan yang baru untuk keberlanjutan organisasi lebih baik. Tetap jadi tokoh di organisasi, jadi orang tua yang merangkul bukan memukul. Tetap bermanfaat dan berkontribusi positif” sebutnya.
Terakhir, Jufrizal meminta agar proses kegiatan bisa berjalan dilandaskan demokrasi, serta mengikuti kaidah Al Islaman Kemuhammadiyahan. “Kita ini kampus Islami, maka kegiatan apapun harus kita dasarkan pada Al Islam Kemuhammadiyahan,” tutupnya.