UMRI Akan Mulai Pembangunan Ekoriparian Pada Agustus Mendatang

Pekanbaru (Umrinews) - Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) pada bulan Agustus mendatang akan mulai melakukan pembangunan ekoriparian yang di suport oleh Pertamina Hulu Rokan (PHR).
Sebelum pembangunan ekoriparian Umri bersama PHR dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK) melakukan pertemuan di ruang rapat pimpinan Jumat (14/7/2023) guna mempersiapkan beberapa hal, salah satunya pengolahan limbah.
Wakil rektor II Dr M Rasyad Zein MM, mengatakan pertemuan ini merupakan bentuk kesiapan Umri dalam pembangunan ekoriparian.
"Kita akan sukseskan pembangunan ini dan dapat menjadi contoh bagi kampus lain. Nantinya 30% untuk pembangunan gedung 30% untuk taman dan selebihnya untuk lahan parkir dan lainnya," katanya saat memberikan sambutan.
Selain itu ia berharap dengan hadirnya Direktur Kasubdi Pengendalian Pencemaran Air KLHK dapat membantu pengelolaan limbah dan juga dapat memberikan solusi dan masukan lain.
"Saya harap dengan hadir nya ibuk Netty dapat memberikan kami masukan, apa lagi kita sangat membutuhkan master plan untuk pengelolaan limbah air dan sampah," harapnya.
Kasubdi Pengendalian Pencemaran Air KLHK Ir Netty Wideayanti, menyebut hal ini dilakukan PHR bersama Umri untu dapat menunjukkan bahwa industri dapat melakukan bisnis yang berkelanjutan dengan lingkungan yang baik.
"Kami pemerintah mendorong kegiatan positif di bidang lingkungan, yang nantinya dapat berguna bagi masyarakat dan juga universitas," sebutnya.
Ia juga mengatakan sudah menjadi kewajiban industri untuk menjaga lingkungan dan PHR dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain.
"Kami memberikan kebijakan kepada Umri untuk menyediakan lahan dan kami bercita-cita Umri menjadi item bahwa ada universitas yang menerapkan green. Dan ini dapat menjadi contoh dan kalau lah ini dilaksanakn oleh semua pihak, tentu luar biasa," tambahnya.
Netty juga berpesan bahwa ada beberapa fasilitas yang harus diperhatikan seperti Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL).
"Umri harus memiliki IPAL sehingga dengan itu kita juga dapat berkontribusi untuk perbaikan air yang mana nanti di sedot lalu kembali di olah sehingga air sungai menjadi bersih," pesannya.
Disamping itu ia juga ingin UMRI dapat membantu masyarakat dari segi Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) yang nantinya dapat menambah nilai ekonomi masyarakat.
"Konsep pemberdayaan masyarakat ini akan kita bahas modelnya seperti apa agar masyarakat juga terlibat, itu yang kami inginkan dan kedepan akan kita bahas mekanisme itu, selain menikmati kita juga ada nilai ekonomi karena lingkungannya bagus dan tentu orang akan datang kesini," tuturnya