Umri Jajaki Kerjasama Dengan Pemkab Indragiri Hulu

Pematang Reba (Umrinews) – Selasa (14/2/2023) pagi, Rombongan Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) mengunjungi Kantor Bupati Indragiri Hulu (Inhu) di Pematang Reba. Rombongan terdiri dari Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Umri Prof Dr HM Nazir MA, sekretaris Prof Dr Ir Ari Sandiavitri MSc, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Al Islam Kemuhammadiyahan, dan Kerjasama UmrI Dr Jufrizal Syahri MSi, ketua Lembaga Penjamin dan Kontrol Mutu (LP2KM) Risnal Diansyah SKom MTI dan Ketua Lembaha Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Dr Aidil Hari SSos MSi.
Kedatangan rombongan Umri disambut hangat oleh Bupati Rezita Meylani Yopi SE beserta jajaran asisten dan pimpinan lainnya. Agenda pertemuan tersebut merupakan penjajakan Kerjasama antara Umri dengan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu melalui sesi dengar pendapat. Melalui penjajakan ini diharapkan akan berujung dan dikuatkan menjadi sebuah perjanjian Kerjasama diantara kedua belah pihak.
Mengawali sambutannya, Rezita menyampaikan "Kita berharap akan adanya kemudahan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non ASN yang ada di lingkungan pemkab untuk melanjutkan Pendidikan di Umri terutama dalam rangka peningkatan kualitas sumberdaya manusia (SDM) sebagai salah satu program selama masa jabatannya" sebut Rezita.
Rezita juga berharap penjajakan ini juga tidak menutup kerjasama hanya dalam bentuk peningkatan SDM saja. Namun juga mencakup pengembangan dan pembangunan kabupaten serta adanya kerjasama dibidang lainnya sesuai dengan kebutuhan yang ada pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sehingga perjanjian Kerjasama ini “akan ditindaklanjut ke OPD lain apabila ada kerjasama yg bisa dijalin juga” ujarnya.
"Tentunya, harapan terbesar bahwa Kerjasama ini akan membawa pembangunan yang positif bagi kedua pihak, juga meningkatkan sumberdaya terutama masyarakat kabupaten Indragiri Hulu" sebut Rezita lagi.
Sementara itu Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Umri Prof Dr HM Nazir MA pun mengucapkan terimakasih kepada bupati yang bersedia membuka peluang kerjasama antara kedua pihak. Nazir menyampaikan bahwa MoU ini nantinya merupakan payung kesepakatan dimana isinya bisa dijabarkan lebih detail lagi.
"Contoh Implementasi MoU ini berupa kemampuan Umri dalam membantu digitalisasi desa yang ada di Inhu serta mengupdate sistem informasi desa. Pada akhirnya, MoU ini merupakan bentuk nyata pelaksanaan Catur Dharma Umri".

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Al Islam Kemuhammadiyahan, dan Kerjasama Umri memaparkan beberapa hal yang menjadi titik utama pada MoU nantinya diantaranya adalah pemberian beasiswa atau bantuan Pendidikan bagi mahasiswa Umri oleh pemerintah kabupaten Inhu. Juga penawaran tenaga ahli yang dimiliki dalam memfasilitasi rancangan aturan daerah.
"Untuk memastikan perda sesuai dengan target yang diharapkan tenaga ahli Umri siap menyediakan tim ahli untuk penysunan ranperda yang dibutuhkan" beber Jufrizal.
Umri juga menawarkan program digitalisasi desa untuk keterbukaan informasi oleh tim IT, penyediaan fasilitas dan tim seleksi uji kompetensi jabatan pratama yang sudah sering dilaksanakan untuk pemerintah kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar, tenaga ahli research dan development infrastruktur dan air bersih, tenaga ahli pendampingan hukum, UMKM dan koprerasi, juga Kerjasama di bidang lainnya yang membawa manfaat bagi pemerintah kabupaten Inhu.
Tidak lupa, Jufrizal turut menyampaikan harapan besarnya agar pemerintah kabupaten Inhu bisa terlibat dalam pembangunan atau persiapan fakultas Kedokteran Umri yang prosesnya saat ini sedang berjalan.
“saat ini tenaga ahli kedokteran sangat dibutuhkan diseluruh Indonesia, maka Umri sebagai salah satu Universitas ‘kepunyaan’ Riau tentu dapat memenuhi kebutuhan ini dengan adanya Kerjasama dan bantuan dari seluruh pemerintah yang ada di Provinsi Riau” ujarnya.