Dua Kelompok PKM Umri Lolos Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional di Malang

Pekanbaru (Umri)- Torehan prestasi terus diraih oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (Umri). Kali ini, prestasi itu diukir dengan lolosnya dua kelompok mahasiswa Umri pada Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) untuk berlaga di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke 35 di Universitas Muhammadiyah Malang, pada tanggal 30 November-4 Desember 2022 mendatang. 
Mahasiswa yang lolos Pimnas tersebut merupakan dua kelompok mahasiswa dari 13 kelompok yang telah lolos seleksi PKM pada Mei 2022 lalu. 

Setelah melakukan presentasi laporan kemajuan serta monitoring dan evaluasi oleh reviewer Dikti, dua kelompok yang dibina oleh Linda Hetri Suriyanti, SE., M.Ak., CA., CRMP dan Presetya, M.Si mewakili Umri ke pentas Nasional.

“Ini tentu merupakan kabar gembira bagi civitas akademika Umri tahun ini. Kami memberikan apresiasi tinggi baik kepada mahasiswa yang telah berjuang ke titik ini maupun para dosen yang membina anak-anak kita menuju ke tahap ini. Semoga pada ajang Nasional nanti mendapatkan hasil yang sangat memuaskan dengan meraih medali,” ucap Wakil Rektor III Bidang AIK, Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama Umri, Dr. Jufrizal Syahri M.Si.

Kedua kelompok yang lolos tersebut adalah  Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora yang diketuai oleh Dian Hafiza Triana dengan judul “Kepatuhan Pajak Generasi Muda di Kota Pekanbaru : Semu atau Potensial?”. Sedangkan kelompok kedua PKM-Riset Eksakta dengan Ketua Merli Sestria yang berjudul “Smart Material Fotokatalis Mno2/Zno/Zsm-5 Via Metode Solvotermal untuk Green Degradation Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit”.

Sebelumnya Umri merupakan peraih hibah Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) terbanyak di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah X, dan peringkat 2 Nasional di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah/Aisyiyah (PTMA) se Indonesia. 

Secara terpisah, Ketua  LPPM, Dr. Aidil Haris S.Sos M.Si mengatakan perolehan hibah terbanyak PKM tahun 2022 ini merupakan upaya serius yang dilakukan UMRI untuk mendorong mahasiswa agar memiliki prestasi sesuai bidang kompetensi yang dimilikinya. Dari kuota 250 proposal yang disediakan Ristekditi untuk Umri berdasarkan posisi pada klaster 2, Umri hanya mampu memenuhi sejumlah 142 usulan proposal PKM. Dari 142 proposal tersebut, ternyata yang lolos sejumlah 13 proposal dari berbagai bidang. 

“Kita segera buat berbagai strategi untuk mempersiapkan pelaksanaan Pimnas ini, baik itu bimbingan secara langsung kepada mahasiswa maupun pembinaan bagi dosen pembimbing supaya target meraih medali di Pimnas 2022 dapat terwujud., ucap Aidil optimis. 

Seperti diketahui, terdapat 8 bidang Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) untuk tahun 2022 yang terdiri dari PKM Riset Eksakta, PKM Riset Sosial Humaniora, PKM Pengabdian kepada Masyarakat, PKM Kewirausahaan, PKM Penerapan IPTEK, PKM Karsa Cipta, PKM Karya Inovatif dan PKM Video Gagasan Konstruktif. (WH)