Bincang Literasi Jilid Kedua UPT Perpustakaan Umri Bahas RUU Sistem Pendidikan Nasional

Pekanbaru (Umri) - Rencangan Undang-Undang Pendidikan yang digagas Lembaga Eksekutif belakangan ini memantik UPT. Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Riau melaksanakan Bincang Literasi Jilid Kedua. Mengangkat tema “Pro-Kontra Rancangan Sistem Pendidikan Nasional”, kegiatan ini menghadirkan Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Umri Pratama Beni Herlandy, M.Pd dan Ketua Program Study Pendidikan Informatika Rahmad Al Rian, M.Kom sebagai pemateri utama.
Kepala UPT. Perpustakaan Umri Dr. Jupendri, S.Sos., M.I.Kom yang sekaligus menjadi pemantik dalam kegiatan tersebut menjelaskan “Diskusi yang dilakukan hari ini bertujuan untuk memberikan masukan agar undang-undang ini berkeadilan oleh semua pihak dan berdampak positif bagi dunia pendidikan. Untuk itu, unsur pendidikan yakni peserta didik, tenaga pendidik dan kependidikan harus terlibat”, ucap mantan Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Umri tersebut.
Pengamat Politik Riau tersebut menambahkan, “Kami mengharapkan Undang-undang ini tidak menyebabkan dosen dan guru mencari pekerjaan sampingan lainnya gara-gara tunjungan profesi dihapus atau dibebankan kepada institusi perguruan tinggi. Jika ini terjadi maka kualitas pendidikan kita tentu juga akan berkurang, karena pendidikan itu tolak ukurnya bukan sarana prasarana yang bagus, namun isi dari pendidikan itu sendiri yang harus berkualitas”, tutupnya.
Kegiatan yang dilaksanakan di Lantai 3 Gedung KH. Ahmad Dahlan Kampus Utama Umri itu diikuti oleh puluhan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Umri dari berbagai program studi. Selain itu, beberapa dosen dan mahasiswa dari fakultas lain juga terlihat hadir pada Bincang Literasi jilid kedua yang dilaksanakan pada Selasa (18/10) pagi tersebut. (WH)