Rektor Umri Berikan Syarahan Pada Haul Allahyarham Al-Azhar

Pekanbaru (Umri) - Tepat pada tarikh ini pada tahun lalu, Budayawan Melayu Al-Azhar berpulang menghadap penciptanya. Memperingati hal tersebut, Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau melaksanakan Haul Allahyarham Al-Azhar di Balairung Tenas Effendy pada Rabu (12/10). Pada agenda tersebut, Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) Dr Saidul Amin MA memberikan Syarahan kepada majelis.

Dalam Syarahan tersebut, Saidul yang juga merupakan sahabat dari Almarhum mengungkap bahwa Al-Azhar merupakan miniatur dari putra Melayu yang sesungguhnya. " Dia itu adalah Melayu, dan Melayu itu adalah Dia. Jadi ketika bertanya mana Melayu di alam nyata, kita boleh berbangga Al-Azhar adalah orangnya," ucap Saidul yang diiringi tepuk tangan hadirin.

Lebih lanjut Mantan Ketua Baznas Riau itu berkata "Orang Melayu itu tidak bisa memisahkan antara melayu dengan Islam, sikap kesetiakawanan yang tinggi, toleransi dan kepedulian terhadap suku-suku asli di Riau, semua itu merupakan hal-hal yang terus ditanamkan beliau kepada kami para generasi dibawahnya," ungkapnya.

Semasa hidupnya, beliau merupakan seorang tokoh adat, budayawan, dan sastrawan dari Provinsi Riau. Beliau juga sempat menjabat sebagai Ketua Mejelis Kerapatan LAMR periode 2017-2022. Al Azhar juga kerap menyuarakan hak-hak adat yang dirampas oleh koorporasi, bahkan Al Azhar sudah melihat perampasan tanah adat ini sejak dia masih kecil. Inilah yang membuat dia akhirnya tumbuh sebagai sosok yang paling keras menentang setiap upaya perampasan tanah adat.

Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Provinsi Riau, Raja Yoserizal Zen yang mewakili Gubernur Riau, Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat LAMR, Datuk HR Marjohan, Kaban Kesbangpol Riau, Jenri Salmon Ginting, Kapolresta Kota Pekanbaru, Kombes Pol Pria Budi serta ratusan undangan lainnya. Acara ini berjalan dengan khidmat.