SEMARAKAN BULAN SUCI, HIMPUNAN MAHASISWA FISIKA (HIMAFI) UMRI MENGADAKAN AKSI BERBAGI
H. Mubarak, M.SI, berharap agar anak panti asuhan tumbuh menjadi anak yang hebat dan berkualitas. Untuk mencapai hal itu, Rektor mendorong anak panti asuhan agar bisa melanjutkan pendidikannya hingga ke perguruan tinggi. Sebagai wujud kepeduliannya, Rektor membuka kesempatan bagi anak panti asuhan untuk menempuh pendidikan di UMRI secara gratis melalui program beasiawa Bidikmisi “Digratiskan semua. Bahkan, kalau ada uang praktikum, kami akan meminta agar dibebaskan juga,” paparnya.
Pada tahun ini dipanti asuhan Putri Aisyah Muhammadiyah Pekanbaru ada tiga orang anak lulus SMA, satu orang akan masuk UIN, satu orang masuk UMRI dan satu orang lagi baru bekerja. “Diharap anak yang bekerja nanti didorong untuk masuk ke UMRI. Apalagi kami akan ngasih gratis untuk biaya pendidikannya,” ungkap Rektor.
Rektor juga menjelaskan bahwa mahasiswa juga akan membuat program berbagi untuk pasien rumah sakit. Khususnya bagi pasien Jamkesda. Dilanjutkan Rektor memberikan apresiasi yang tinggi kepada HIMAFI yang sudah bekerja keras dan penuh semangat untuk mewujudkan kegiatan berbagi ini sehingga HIMAFI mampu berkreatifitas dengan baik dalam organisasi dan berguna bagi lingkungan di sekitarnya. Mereka bahkan membuat cara yang sangat luar biasa untuk mengumpulkan donasi. Di antaranya dengan berjualan baju bekas di pasar-pasar kaget, menjual kupon ke masyarakat, civitas UMRI, bahkan terjun lansung ke masjid-mesjid. Dimana hasil penjualan itu disumbangkan kepada masyarakat yang membutuhkan dan berhak menerima.
Beliau juga berpesan, di zaman milenial yang akrab dengan dunia digital ini, mahasiswa didorong mampu berkreasi di dunia maya. Misalnya dengan membuat karya tulis yang mencerahkan. Namun, beliau meminta agar mahasiswa tidak membuat hal negatif seperti ikut serta menyebarkan hoaks yang sering terjadi saat ini.
Wakil Ketua Pengurus Panti Asuhan Aisyah Muhammadiyah, Hj Rosni Alwis sangat mengapresiasi kunjungan ini.“Saya mengharapkan hal ini menjadi motivasi bagi anak-anak panti asuhan. Saya juga menyambut gembira dengan komitmen Rektor mendorong anak panti menempuh pendidikan tinggi. Sehingga anak panti terdorong belajar lebih giat lagi dan tidak berputus asa.
“Diharapkan anak panti mengamalkan apa yang disampaikan Rektor. Karena tidak selamanya mereka tinggal di panti asuhan. Harus ada cita-cita yang mesti dicapai,” papar Rosni. Anak-anak panti juga diminta tak lupa mendoakan orang yang telah berbuat baik kepada mereka.

(RAZALI/REFNIL/UMRI)