UMRI Siap Mengabdi Melalui Program KKN Dari Desa Untuk Negeri

Pelepasan KKN UMRI 2021

Humaspro - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menggelar acara pelepasan mahasiswa KKN dengan mengusung tema KKN UMRI: Dari Desa Untuk Negeri langsung di Aula Utama Gedung Universitas Muhammadiyah Riau. Pada tahun ini UMRI menurunkan 1.400 mahasiswa yang tersebar di 12 Kota dan Kabupaten di Provinsi Riau. Dengan tetap menarapkan protokol kesehatan covid-19 yang ketat, acara  pelepasan KKN mahasiswa ini dilaksanakan secara online dan juga offline dengan kapasitas peserta yang terbatas. Acara ini dihadiri oleh Seluruh Wakil Rektor UMRI, Pimpinan Fakultas, Kapala Kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang Pekanbaru, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), dan perwakilan mahasiswa.

Kegiatan KKN sejatinya adalah bagian dari proses belajar mengajar yang tertera dalam kurikulum UMRI sebagai wujud dari salah satu catur dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah yaitu pengabdian kepada masyarakat. Maka dari itu, sebagai bentuk komitmen UMRI dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, kegiatan KKN UMRI kali ini berbeda dengan biasanya yaitu, dengan membuat program tematik seperti Desa Tangguh Lingkungan, Desa Tangguh Ekonomi, Desa Tangguh Pendidikan, dan Desa Berkesetaraan Gender. Acara pelepasan mahasiswa KKN ini dibuka oleh Ketua Pelaksana KKN tahun 2021 sekaligus dosen Program Studi Ilmu Komunikasi UMRI, Bapak Nolly Medya Putra, M.,Sn. “Pelaksanaan Kegiatan KKN diharapkan tidak hanya menjadi pencapaian sebuah mata kuliah, namun juga sebagai wujud pengabdian dan dedikasi UMRI untuk Negeri,” ungkapnya.

Selain itu demi menjamin keselamatan mahasiswa yang terjun langsung ke lapangan selama kegiatan KKN berlangsung, UMRI juga menjalin kerjasama dengan BPJS ketenagakerjaan. Disampaikan dalam sambutannya, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Bapak Anwar Hidayat mengatakan bahwa BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan dua program jaminan keselamatan yaitu, program jaminan keselamatan kerja dan program jaminan kematian. “Dengan adanya program ini, diharapkan mahasiwa yang terjun langsung ke lapangan dapat merasa aman dalam menjalankan tugas-tugasnya,”jelasnya.

Tidak ketinggalan, Wakil Rektor 3 bidang kemahasiswaan Dr. Taswin Yacob, Sp.S juga mengungkapkan apresiasinya atas terlaksananya program KKN UMRI Dari Desa Untuk Negeri ini dan beliau juga menitipkan pesan kepada para mahasiwa untuk dapat menjaga nama baik almamater UMRI ketika berkegiatan ditengah-tengah masyarakat, menjaga kondisi agar tetap sehat karena kita semua masih dalam kondisi pandemi, serta beliau juga menganjurkan mahasiswa untuk dapat melakukan vaksinasi sesegera mungkin.

Masih dalam rangkaian acara pelepasan KKN mahasiswa, bagi mahasiswa yang hadir secara online dari lokasi KKN masing-masing, melaporkan secara langsung kondisi kegiatan gotong royong yang sedang mereka lakukan di lokasi. Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan mitra kelompok masyarakat yang menjadi sasaran kegiatan KKN UMRI kali ini. Setidaknya terdapat beberapa kelompok masyarakat yang tergabung sebagai mitra kegiatan KKN UMRI, yaitu, 8 sekolah, 18 mitra lembaga pemerintahan, 10 kelompok ibu-ibu PKK, 4 Karang taruna, 14 UMKM, 2 kelompok tani, 1 kelompok peternak, dan 1 panti asuhan.

Sebagai puncak acara pelepasan KKN UMRI tahun 2021 ini, secara simbolik diserahkannya kartu BPJS ketenagakerjaan oleh Wakil Rektor 3 UMRI yang didampingi oleh kepala kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang Kota Pekanbaru kepada perwakilan mahasiswa. Simbolisasi penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan ini juga disaksikan oleh Wakil Rektor 1 dan 2, Ketua LPPM, Pimpinan Fakultas dan juga Ketua Panitia KKN. Besar harapan UMRI untuk dapat terus mengambil bagian dalam mengabdi kepada Negeri dengan selalu berpegang teguh dalam nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan di setiap langkah-langkah besarnya untuk kemajuan Negeri. (UM).