Dukung Kebijakan Merdeka Belajar, UMRI Gelar Workshop Pembelajaran Berbasis Capaian

Dokumentasi (6/3/2020)

umri.ac.id - Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mengadakan workshop pembelajaran Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) berbasis capaian bagi para dosen. Acara yang diikuti sebanyak 30 Dosen AIK ini berlangsung di Gedung KH. Ahmad Dahlan lantai 5 UMRI. Program kerjasama Wakil Rektor I dan III tersebut digelar selama dua hari yaitu pada Jumat (6/3/2020) hingga Sabtu (7/3/2020).

Menurut Wakil Rektor I Sri Fitria Retnawaty, S.Si, MT., AIK sendiri merupakan ciri utama dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah.

“Kita memiliki kewajiban untuk menjalankan pembelajaran AIK minimal 8 sks yang terbagi dari AIK 1 sampai 4 untuk seluruh mahasiswa”, tuturnya.

Lebih lanjut, Fitri mengungkapkan bahwa workshop pembelajaran AIK berbasis capaian diadakan untuk menyesuaikan perubahan kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) menjadi merdeka belajar yang digagas Mendikbud beberapa waktu lalu.

“Kita membuat pembelajaran berbasis outcome dimana pembelajaran tidak hanya pada tatanan kognitif aja tapi juga berfokus pada skill mahasiswa yang jelas dan dapat terukur”, ungkapnya.

Workshop ini diisi oleh narasumber berkompeten yaitu Dr. Muhammad Samsudin, S.Ag, M.Pd. selaku Wakil Sekretaris Diktilitbang PP Muhammadiyah dan H. Ahmad Muttaqin, M.Ag., M.A., Ph.D. selaku Wakil Bendahara Diktilitbang PP Muhammadiyah. Pada hari pertama, workshop berisi materi tentang wawasan standar AIK dan sosialisasi buku pedomannya. Sedangkan pada hari kedua, peserta diarahkan untuk menyusun rencana pembelajaran berbasis outcome yang akan digunakan di pembelajaran nanti. Tujuan utama pengadaan workshop ini agar para Dosen memiliki pemahaman dan pedoman yang sama sehingga diharapkan memiliki capaian yang sama juga untuk mahasiswa. (Upt. Promosi)