Diaudit Kemendikbud Ristek, Umri Laporkan Peningkatan Jumlah Peserta MBKM

Pekanbaru (Umri),- Kedatangan tim Audit Kinerja Kemendikbud Ristek yang melakukan monitoring evaluasi (Monev) ke Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) tidak hanya memonoring pelaksanakaan penyaluran beaaiswa KIP-K berjalan namun juga progres program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Tahun ini, Program MBKM Eksternal dari Kementrian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) yang diikuti oleh mahasiswa Umri pada tahun ini mencapai 140 orang mahasiswa.

Tim Monev Kemendikbud Ristek yang dipimpin oleh Pengendali Mutu Indah Setiawati diikuti oleh Sri Cahyaningsih sebagai pengendali teknis dengan masing-masing anggota Raden Mokhamad Isa Mahdi, Siti Rohimah dan Wono Suselo terus bekerja dengan optimal untuk memastikan segala sesuatu berjalan pada koridornya. Hal ini diamini oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik Umri Dr Wirdati SPd MSi.

"Ada 4 program yang diikuti oleh mahasiswa Umri pada pelaksanaan MBKM tahun 2022 yakni Program Asisten Mengajar, Pertukaran Mahasiswa Merdeka, Program Magang dan Studi Independen serta Wirausaha Muda Merdeka. Semua ini akan dimontoring agar berjalan sesuai dengan aturan dan mencapai hasil maksimal yang telah ditetapkan," ucap Irma.

Menurut Wakil Rektor I Umri tersebut, jumlah yang mahasiswa yang mengikuti MBKM pada tahun ini meningkat pesat hingga tiga kali lipat dari sebelumnya. "Tahun lalu jumlahnya 30 orang, namun tahun ini bertambah menjadi 140 orang. Artinya ada semangat dan antusias mahasiswa kita untuk mengikuti program ini. Target kita kedepan agar 30% mahasiswa Umri dapat mengikuti program MBKM di tahun-tahun berikutnya," ungkapnya.

Program MBKM Asisten Mengajar, mahasiswa Umri Tersebar di seluruh Sekolah SLTA di Riau. Untuk pertukaran Mahasiswa Merdeka belajar, saat ini dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Hamka Jakarta, Universitas Diponegoro, Universitas Padjajaran, UI Bandung, Universitas Jember dan Universitas Airlangga. Sementara untuk Program Magang dan Studi Independen dilaksanakan di PT United Tractors Tbk, Direktorat Jenderal Tata Ruang, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, PT. Impactbyte Teknologi Edukasi, PT Stechoq Robotika Indonesia dan Perusahaan Besar yang tersebar di seluruh Indonesia. Untuk Wirausaha Muda Merdeka,  tersebar ke seluruh UMKM yang ada di Riau.

Tidak hanya dari Kemenristek Dikti, Umri juga melaksanakan program MBKM Internal dimana sebanyak 153 mahasiswa dari 9 Program studi ambil bagian mengikuti program tersebut. Sembilan prodi itu terdiri dari Prodi Akuntansi, Manajemen, Ilmu Hukum, Teknik Mesin, Fisika, Pendidikan Vokasi Teknik Elektronika, Perbankan Syari’ah, Psikologi Islam dan Ilmu Komunikasi. (MAH/WH)