Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1441 H

Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1441 H

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamualaikum Wr Wb.

Alhamdulillah, Wasyukru lillah laa haula wa laa quwwata illa billah

Asyahdu anlaa ilaha illallah wa asyhadu anna Muhammada – r-Rasulullah.

Marhaban Ya Ramadhan !

Ramadhan yang ditunggu-tunggu selama 11 bulan telah datang. Senang sekali rasanya dipertemukan kembali dengan bulan penuh berkah. Maka dari itu, Saya mengajak seluruh warga UMRI dan seluruh masyarakat untuk menyambutnya dengan penuh suka cita, ketaqwaan dan  maghfirah.

Kita semua tahu bahwa saat ini di dunia termasuk di Pekanbaru sedang mengalami wabah virus corona. Virus ini terdeteksi pertama kali di Wuhan, China dan dalam waktu sangat cepat telah menyebar ke seluruh dunia. Sehinga saat ini WHO telah menetapkan kondisi ini sebagai pandemi Coronavirus Disease ­– 19 (Covid-19).  Tidak bisa dipungkiri, ketakutan dan kesedihan di dalam hati ikut menyelimuti. Oleh karena itu, momen Ramadhan tahun ini tidak dapat berlangsung seperti biasanya. Namun demikian, tidak perlu larut dalam rasa sedih itu. Kita harus mengambil sisi positif dengan lapang dada dari semua yang terjadi dan tidak membiarkannya berlalu sia – sia.

Saya mengajak seluruh sivitas akademika UMRI untuk meningkatkan kualitas karya profesi kita masing-masing dan tetap berproduktif di bulan suci sekaligus tetap meningkatkan amal ibadah. Meskipun saat ini, kita hanya bisa beraktivitas di rumah. Jika kita bisa melakukan hal – hal positif dan produktif dengan keterbatasan itu, maka yakinlah keberkahan Allah SWT akan selalu bersama kita semua. Amin.

Ada banyak hikmah pada Ramadhan kali ini. Pertama, Kita menghabiskan waktu lebih banyak di rumah bersama keluarga. Bekerja, belajar beribadah bersama keluarga. Tidak ada alasan lagi kita terlalu letih bekerja dan urusan duniawi lainnya sehingga menomorduakan ibadah. Kita harus fokus untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kita jadikan rumah kita masing-masing sebagai tempat ternyaman untuk bermunajat. Kedua, inilah saatnya kita menjadikan Ramadhan sebagai momen introspeksi diri menjadi seseorang yang lebih baik secara spiritual dan sosial. Terlebih di masa pandemi ini, kita diingatkan untuk saling berbagi dengan sesama dan bahu membahu meringankan beban orang – orang sekeliling kita. Saya berharap cobaan yang terjadi di bulan suci ini bisa meningkatkan kepekaan sosial kita juga. Kedua hal tersebut sebagai ajang kita berlomba meningkatkan kualitas ibadah dan amal kebaikan sehingga nantinya kita terbiasa mengamalkannya setelah Ramadhan.

Demikian yang dapat saya sampaikan sebagai ucapan syukur dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1441 Hijriah ini. Mari saling mengingatkan kebaikan di bulan suci. Saya ucapkan mohon maaf lahir dan batin kepada segenap sivitas UMRI, Pimpinan dan Anggota Persyarikatan Muhammadiyah, mitra kerja Umri dan masyarakat dimanapun berada. Semoga segala perbuatan kita dinilai ibadah di mata Allah SWT. Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1441 H. Akhir kata, saya ingin menyampaikan pantun sederhana:

            Elok tampan enak dipandang

            Syukuri sebagai anugrah Tuhan

            Puasa Ramadhan telah datang

            Mari kita sama-sama raih keberkahan

 

                                    Lidah kelu terasa hambar

                                    Melihat kondisi sesakkan dada

                                    Kualitas ibadah tidak bisa ditawar

                                    Meski coronavirus masih saja ada

 

Wassalamualaikum Wr. Wb

Dr. Mubarak, M,Si.