Ini Protokol Pelaksanaan UTBK 2020 di UMRI

Ruang UTBK 2020 di UMRI

umri.ac.id- Sebanyak 1.080 peserta akan mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di kampus Universitas Muhammadiyah Riau pada 5 – 14 Juli 2020. Wakil Rektor III UMRI dr. Taswin Yacob, Sp.S yang juga selaku Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 UMRI menyatakan UMRI telah siap menjadi salah satu tempat penyelenggaraan UTBK tahun ini.

“UMRI sudah siap sesuai arahan panitia pusat. Seminggu sebelum pelaksanaan kita sudah memastikan ruangan dan lokasi siap untuk digunakan,” ujar dr. Taswin pada rapat koordinasi terakhir dengan panitia UTBK UMRI.

Pelaksanaan UTBK akan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Hal ini juga sesuai dengan yang sudah diarahkan panitia pusat. Diungkapkan dr. Taswin, para peserta dan panitia UTBK di UMRI akan dilakukan pengecekan kondisi kesehatan menggunakan thermal scanner.

“Akan ada pengecekan kesehatan sebelum masuk kampus UMRI untuk seluruh panitia dan peserta ” ujarnya.

Ia pun mengimbau panitia dan peserta untuk senantiasa menjaga kesehatan.

“Harap memperhatikan kesehatan masing – masing sesuai saran pencegahan pemerintah seperti cuci tangan, menggunakan masker, physical distancing dan tidak berkerumun, tidak saling pinjam alat pribadi, dan anjuran kesehatan lainnya,” jelasnya.

Selain itu, bagi peserta yang membawa menggunakan kendaraan pribadi dapat diantar sampai ke gedung lokasi ujian. Namun, pengantar tidak diperkenankan masuk ke Gedung ujian maupun ke dalam kampus.

UMRI sendiri sudah menyiapkan protokol kesehatan yang akan diterapkan saat pelaksanaan UTBK. Ada sejumlah hal yang wajib diperhatikan dan dipatuhi oleh peserta. Adapun ketentuan yang wajid dilaksanakan oleh peserta UTBK selama berada di kampus UMRI adalah sebagai berikut :

  1. Peserta yang memasuki kawasan Kampus UMRI: (a) diwajibkan menggunakan alat pelindung diri sekurang-kurangnya berupa masker kain. (b) diwajibkan menjalani pemindaian suhu tubuh. (c) diwajibkan membersihkan tangan dengan menggunakan hand-sanitizer atau mencuci tangan dengan menggunakan sabun pada air yang mengalir pada tempat yang telah disediakan.
  2. Saat memasuki, berada di dalam dan keluar dari ruang ujian dan/atau ruang lainnya, setiap peserta diharuskan: (a) selalu menggunakan alat pelindung diri berupa masker yang sekurang-kurangnya terbuat dari kain. (b) membersihkan tangannya dengan cairan pembersih berbasis alkohol (hand sanitizer) yang disediakan saat memasuki ruangan. (c) menjaga jarak fisik sekurang-kurangnya 1 meter dengan orang lain yang berada dalam ruangan. (d) hanya menggunakan peralatan makan dan minum yang dibawa masing-masing (bersifat personal) atau sekali pakai. (e) menerapkan etika batuk dan bersin dengan cara menutup mulut dan hidung dengan tisu. (f) membuang tisu dan sampah pada tempat sampah tertutup yang telah disediakan.
  3. Peserta UTBK dilarang untuk : (a) berkerumun yang menyebabkan terjadinya jarak antar orang dengan jarak kurang dari 1 meter; (b) saling berkontak fisik, termasuk jabat tangan dan/atau berpelukan; (c) melepaskan masker penutup hidung dan mulut; (d) menggunakan peralatan makan/minum secara bersama-sama;
  4. Peserta UTBK diharuskan untuk membawa kelengkapan alat pencegahan Di masa pandemi seperti hand sanitizer, masker, sarung tangan dan lain – lain.
  5. Peserta tidak diperkenankan untuk langsung menuju lokasi ujian tanpa singgah di tempat lain.
  6. Peserta untuk sudah mengetahui ruang dan lokasi ujian.
  7. Peserta tiba di lokasi 30 menit sebelum ujian.
  8. Peserta diharuskan untuk tetap menjaga kesehatan.
  9. Pengantar hanya melakukan drop off dan tidak diperkenankan ada di lokasi transit.
  10. Peserta dengan suhu tubuh 38 derajat celcius tidak diperkenankan mengikuti ujian.
  11. Selama ujian peserta tetap menggunakan masker.
  12. Setelah mengikuti ujian, Peserta diminta untuk segera meninggalkan gedung lokasi ujian menuju rumah masing – masing tanpa singgah ke tempat lain. (rn)