Resmikan Posko Relawan Pemadaman Karhutla, UMRI Ikut Antisipasi Karhutla di Riau Tahun 2020

Penulis : Tim Web UMRI || 30 Jan 2020 | 15:18 WIB
Dokumentasi (30/1/2020)

umri.ac.id –  Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) ikut meresmikan sekaligus melaunching posko relawan pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Riau bertempat di anjungan Sri Gemilang, Purna MTQ pada Kamis (30/1/20).

Peresmian dan launching posko relawan Karhutla ditandai dengan penekanan tombol sirenei oleh Rektor UMRI dan jajaran perguruan tinggi di Pekanbaru.

Sementara disela-sela acara, Rektor UMRI Dr.H. Mubarak, M.Si mengatakan UMRI menyatakan bersama-sama melalui MoU kepada Kapolda Riau dalam hal mengatasi kebakaran hutan dan lahan tentu kita membuat program-program yang berkaitan dengan UMRI. Salah satu nya adalah memberdayakan mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan salah satunya melalui UKM Mapala.

Langkah selanjutnya tambah Rektor, akan melakukan pelatihan-pelatihan terkait dengan penaggulangan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan yang bekerjasama dengan Kapolda. Ini akan dilakukan bukan hanya untuk ditahun 2020 namun berkelanjutan sampai benar-benar  tidak ada kebakaran hutan di Riau.

“Sebanyak mungkin mahasiswa terlibat terhadap kepedulian menjaga lingkungan dengan cara memberikan pemahaman kepada masyarakat,” ungkap Rektor

Kegiatan seperti ini menjadi salah satu kegiatan ekstra mahasiswa dan diharapkan keterlibatannya untuk bersama-sama mengantisipasi  agar tidak terjadi kebakaran hutan.

"Kami tentunya sangat mengapresiasi. Ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masalah Karhutla, dan melakukan pelatihan kepada mahasiswa  bekerjasama dengan Kapolri dalam mengantisipasi karhutla di Riau,” kata Rektor.

Selain Rektor, tampak menghadiri acara peresmian tersebut Wakil Rektor I Sri Fitria Retnowaty, S.Si., MT, Wakil Rektor II Bakaruddin, SE.,MM dan Wakil Rektor III Dr. Taswin Yacob, S.Ps.

Sementara itu Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar mengatakan masalah Karhutla, bukan hanya persoalan kita, tapi juga Indonesia. Karena dengan georgrafis kita berhadapan dengan negara tetangga, tentunya ada masalah martabat negara yang harus ditegakan. Untuk itu, sangat diharapkan, komitmen semua pihak melakukan pencegahan dan penanggulangan.

“Adanya relawan ini diharapkan akan semakin memaksimalkan langkah pencegahan dan penanggulangan akan semakin maksimal dilakukan,” harap Gubri. (Upt.promosi)