Berlangsung Meriah, 2.130 Mahasiswa Baru UMRI Ikuti PKKMB dan Masta

umri.ac.id – Dihadapan 2.130 mahasiswa baru tahun akademik 2019-2020, Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Dr.H Mubarak, M.Si membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Masa Taaruf Mahasiswa (Masta).

 

Dalam sambutannya dihadapan ribuan mahasisawa baru barunya, Rektor berharap kehadiran mereka bisa menjadi sebuah energi dan semangat baru bagi UMRI ke depan.

Kegiatan PKKMB dan Masta tersebut, ditandai dengan pemasangan almamater kepada perwakilan mahasiswa baru berlangsung di Gelanggang Olahraga Remaja Pekanbaru, Senin (16/9/2019) pagi.

Acara tampak meriah dengan penampilan akrobatik membentangkan spanduk ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mapala Umri.

Lebih lanjut melalui kegiatan PKKMB dan Masta ini diharapkan, para mahasiswa bisa lebih mengenal dengan baik lingkungan dan profil kampus mereka.

Dalam sambutannya Rektor mengatakan, jumlah mahasiswa baru UMRI pda tahun ini mengalamai peningkatan yang cukup signifikan, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yakni dari 1.820 menjadi 2.130 mahasiswa. Hal ini membuktikan, bahwa Umri semakin diminati masyarakat Riau dengan beragam fasilitas yang dimiliki.

“Alhamdulillah, ditengah kondisi ekonomi masyarakat yang bisa dikatakan sulit dan ketatnya persaingan merebut mahasiswa. Masyarakat masih mempercayakan UMRI, sebagai tempat anak mereka kuliah. Tahun ini jumlah mahasiswa kita mencapai 2.130 orang, tahun lalu hanya 1.820 orang,” kata Rektor Mubarak.

Dalam arahannya, Rektor menekankan agar para mahasiswa baru selalu menanamkan sikap harus menjadi yang terbaik, dengan menanamkan empat prinsip utama.

“Pertama adalah integritas. Kedua, peduli tehadap lingkungan sekitar dan sesama makluk hidup. Ketiga, selalu berpikir positif dan menjadi yang terbaik dan keempat adalah religius,” ungkap Rektor.

Sementara itu Pembina Harian Umri, yang diwakilkan Prof. Isjoni, mengingatkan kepada mahasiswa baru untuk bisa menjaga nama baik almamater dan organisasi Muhammadiyah.

“Sebagai mahasiswa Umri, kalian semua otomatis akan mendapatkan kartu keanggotaan organisasi Muhammadiyah, jadi tidak hanya menjaga nama baik institusi yakni kampus, nama organisasi juga harus kalian jaga,” ujarnya mengingatkan.

Ia juga mengingatkan untuk tidak menyia-nyiakan waktu dan kepercayaan yang diberikan orang tua dalam menunutut ilmu.

“Tentu saudara-saudara berasal dari berbagai latar belakang keluarga, namun tujuan orang tua saudara menguliahkan saudara-saudara semua adalah agar anaknya bisa menjadi anak yang berguna dan membanggakan mereka. Karena itu, jangan sia-siakan kepercayaan tersebut,” katanya. (Upt. Promosi)

Blog Attachment