PESERTA KKN-PPM UMRI 2019 RESMI DIBERANGKATKAN

umri.ac.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPM) resmi diberangkatkan ke lokasi KKN, Senin, (22/7/2019) pagi.    

Sebelum diberangkatkan kelokasi KKN, Rektor Umri Dr. H. Mubarak, M.S.i didampingi Wakil Rektor I Sri Fitria Retnawaty S.S.i., resmi melepas peserta KKN ditandai dengan pemasangan jaket KKN secara simbolis kepada mahasiswa, Ahad, (21/7/2019) berlokasi di Depan Gedung Rektorat Kampus Utama Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI)

Dalam kesempatan itu Rektor melepas 962 mahasiswa yang akan melaksanakan KKN-PPM UMRI 2019 di 6 Kabupaten Kota diantaranya Kabupaten Kampar, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Bengkalis dan Kota Pekanbaru.

 

962 mahasiswa tersebut terbagi dalam kelompok seperti luar Kota 37 kelompok dan dalam Kota 24 kelompok

Dalam sambutannya Mubarak menyampaikan pesan untuk mahasiswa yang akan melaksanakan kkn agar dapat memahami perbedaan didalam kelompok. Ia mengatakan belajar memahami orang lain dan memahami kelompok maka akan dapat memahami permasalahan yang ada di masyarakat.

Kehadiran mahasiswa di kegiatan Kkn harus memberikan manfaat untuk masyarakat sekitar sehingga mendapatkan rasa simpati ditengah-tengah masyarakat.

“Selama Kkn adalah dalam rangka membangun leadership dan bekerja sama dalam tim. Dapat memahami perbedaan didalam kelompok maka akan dapat memahami permasalahan yang ada di masyarakat,” ucap Mubarak sebelum melepas peserta KKN-PPM UMRI, Ahad, (21/7/2019)

Sementara itu dijelaskan Ridhan Fauzi ST, MT selaku ketua Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (LP2M) jumlah tersebut meningkat dari tahun sebelumnya. Ia berharap dengan peningkatan tersebut dapat meningkatkan pula kualitas dalam pelaksanaan Kkn kali ini. Hal tersebut diyakini nya dengan sudah dilakukan pembekalan sebanyak lima kali, lebih banyak dari tahun sebelumnya.

Kkn kali ini berbeda dari tahun sebelumnya karena seluruh mahasiswa ditugaskan untuk melaksanakan Studi Etnografi yaitu memetakan kondisi masyarakat dilokasi kkn untuk tujuan pendirian Ranting Muhammadiyah. Hal tersebut sesuai mandat dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk memetakan kondisi masyarakat pembentukan Ranting Muhammadiyah.

Selain itu Ridhan mengatakan keluaran dari kkn juga dimuat dalam buku karya mahasiswa yang akan dilombakan di penghujung Kkn.

“Setiap kelompok membuat tulisan yang positif selama Kkn kompilasi dari seluruh buku disetiap kelompok nantinya akan dibuat buku yang ber ISBN,” harapnya. (UPT Promosi)

Blog Attachment