Mahasiswa UMRI Ikuti Program Pertukaran Pemimpin Pemuda Global di Korea

WhatsApp Image 2019-03-12 at 16.42.56

Pekanbaru – Salah satu mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau, Lilu Lasuda Fitri dari program studi Kimia angkatan tahun 2016 mengikuti program Gogo Pyeongchang (Global Youth Leaders Exchange Program of 2019 – 20 EATOF Global Campaign). Dalam rangka memperingati ulang tahun pertama dari Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang tahun 2018. Gogo Pyeongchang adalah program pertukaran pemimpin pemuda global yang diluncurkan oleh EATOF yang diberi nama ‘Again Pyeobchang’ yang diadakan di Korea Selatan tepatnya di Provinsi Gangwon yang bekerja sama dengan KTO (Korea Tourism Organization) dan UNIMUS (Universitas Muhammadiyah Semarang). Kegiatan ini dilaksakanan mulai tanggal 14 Februari 2019 hingga 17 Februari 2019. Lilu berangkat bersama beberapa mahasiswa lainnya yang berasal dari berbagai universitas di Indonesia. Indonesia mengutus sebanyak 40 mahasiswa dari 500 mahasiswa undangan dari 10 Negara anggota EATOF yaitu Indonesia, Korea, Japan, China, Mongolia, Cambodia, Vietnam, Malaysia, Philippines dan International. Acara ini sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah provinsi Gangwon selama berada di Korea.

   

Kegiatan ini dilakukan selama musim dingin. Selama berada di negeri Ginseng (sebutan untuk negara Korea), Lilu banyak belajar mengenai olahraga dan budaya di sana, Lilu juga belajar menyanyikan salah satu lagu rakyat Korea yaitu Arirang yang ditetapkan sebagai aset budaya provinsi Gangwon. Selain itu, Lilu mendapatkan pengalaman berlatih olahraga Curling yang telah dikenal di Korea sejah tahun 2014 yang menjadi salah satu olahraga paling populer di Korea.

Lilu merasa sangat bersyukur karena bisa menjadi salah satu perwakilan Indonesia sekaligus salah satu delegasi yang lulus dari provinsi Riau untuk mengikuti kegiatan tersebut. Melalui program ini bisa belajar agar pengetahuan, wawasan, dan kemampuan mahasiswa meningkat serta menambah teman. Tak hanya itu, mereka yang berangkat ke Korea juga bisa belajar beradaptasi, berkomunikasi, dan berinteraksi dengan orang asing, mengenal kebudayaan antar negara dan memperluas wawasan internasional melalui program tersebut.

Selain itu, bersama mahasiswa exchange lain yang berasal dari negara lain, Lilu juga berkesempatan mengunjungi daerah setempat seperti Samtan Art Mine, Arirang Museum, Wolhwa Street, Jungang Market, DMZ, The Castle in Hwajinpo, The Unification Observatory, dan lain-lain.

Setelah mengikuti kegiatan tersebut, Lilu mendapatkan banyak pelajaran, teman baru dan semakin berwawasan yang luas. Dia mulai mengerti bagaimana berinteraksi dengan orang asing yang berbeda dalam hal kebudayaan, agama, budaya, bahasa dan lain-lain. Dia bisa mandiri dan bisa beradaptasi dengan orang sekitar dan cuaca yang sangat dingin ( hampir 4oC hingga 12oC).  Menurutnya, pentingnya menguasai bahasa asing (khususnya Korea) dalam segala kondisi, karena tidak semua orang Korea bisa berbahasa Inggris.

“Saya lihat mereka (orang Korea) itu tekun, rajin dan disiplin dalam melakukan segala aktivitasnya, sehingga membuat saya lebih bersemangat untuk belajar. Ada tiga hal penting yang saya temui setelah mengikuti program tersebut yaitu tekad yang kuat, strategi yang terarah dan kedekatan kepada Allah. Untuk teman-teman yang sedang berjuang, teruslah bergerak, jangan menyerah. Kalau bukan hari ini, percayalah Allah selalu merencanakan yang terbaik.”

 

Sebelum berangkat ke Korea, tentunya mahasiswa ini butuh persiapan yang matang, terutama dalam hal keuangan dan dokumen-dokumen penting yang diperlukan saat pembuatan visa. Sejak awal diumumkan sebagai finalis, Lilu berusaha mencari sponsor dan juga melalui bantuan pihak kampus UMRI (Universitas Muhammadiyah Riau) untuk keperluan transportasi pp dan visa ke Korea. Hingga akhirnya siap untuk mengikuti acara Gogo Pyeongchang di Korea. Dalam kegiatan ini banyak pihak yang memberikan dukungan dan support kepada mahasiswanya (Lilu Lasuda Fitri) yang akan berangkat ke luar negeri, baik dari ketua program studi Kimia dari FMIPA, dosen program studi Kimia dan Kepala Kantor Urusan Internasional  (Buk Nadia) termasuk Rektor UMRI. Lilu berharap kegiatan tersebut dapat bermanfaat serta dapat memotivasi teman-teman untuk mengikuti kegiatan pertukaran pelajar selanjutnya merasakan perjalanan ke luar negeri.

“Kamu layak bermimpi dan harus yakin akan mimpimu itu. Kamu itu bisa, kamu itu berhak, buktikan bahwa dirimu mampu menggapai impianmu dan tidak bisa diremehkan oleh orang lain karena Allah telah menjadikanmu makhluk yang istimewa untuk menggunakan segala kemampuanmu yang telah Allah ciptakan. Sesungguhnya Allah membantu orang-orang yang berjuang, bersabar dan memohon kepada-Nya.”

Kegiatan ditutup dengan EATOF Night EDM Party dan pembagian award kepada teamwork yang terpilih serta pemberian certificate pada tanggal 17 Februari 2019. Kemudian pulang ke tanah air dengan selamat pada tanggal 18 Februari 2019 hingga 19 Februari 2019.

 

Blog Attachment