170 Mahasiswa UMRI Mengikuti Pelatihan TOEFL

IMG_5134

Pekanbaru – Senin (11 Maret 2019), bertempat di Aula Gedung Rektorat Kampus Utama UMRI, berlangsung acara Pembukaan Program Pelatihan TOEFL Bagi Mahasiswa Penerima Beasiswa  MIPA dan Bhakti Negeri Provinsi Riau. Universitas Muhammadiyah Riau Melalui UPT Bahasa UMRI melaksanakan pembinaan TOEFL untuk 170 Mahasiswa penerima Beasiwa. Acara ini dihari oleh Wakil Rektor I, Kepala UPT Bahasa UMRI, Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan, Mentor TOEFL, dan 170 Mahasiswa.

Dalam sambutannya Sri Fitria Retnawati, S.Si., MT selaku wakil Rektor I menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan suatu bentuk pelatihan soft skill yang khusus dirancang untuk mahasiswa Penerima Beasiswa MIPA dan Bhakti Negeri angkatan 2015. Beliau berpesan agar semua peserta menggunakan kesempatan ini sebaik mungkin dan sungguh-sungguh karena memiliki skor TOEFL yang tinggi akan mempermudah mereka dalam mendapatkan pekerjaan setelah lulus kuliah. Oleh karena itu para peserta diharapkan memiliki komitmen untuk konsisten dan menikmati pelatihan yang disediakan.

 

 

Disusul sambutan oleh Pahmi, S.Pd., MA selaku kepala UPT Bahasa UMRI menyampaikan bahwa Pelatihan TOEFL ini dirancang semenarik mungkin. Lebih lanjut beliau mengatakan, “Kami sudah membayangkan paradigma mahasiswa yang akan mengikuti pelatihan ini pasti menganggap TOEFL itu susah dan menegangkan. Maka dari itu saya beserta tim sudah merancang program pelatihan TOEFL ini dengan slogan “Have Fun with TOEFL”, jadi peserta bisa belajar TOEFL dengan suasana yang menyenangkan”. Lebih jauh, para peserta akan dibimbing oleh mentor yang sudah berpengalaman dalam pengajaran TOEFL dan merupakan lulusan dalam dan luar negeri.

Setelah penutupan, acara dilanjutkan dengan TOEFL Pre-test yang berlangsung kurang lebih selama 2 jam sesuai dengan standar waktu test TOEFL. Pre-test ini dilaksanakan untuk memetakan kemampuan awal para peserta dan menentukan pembagian kelas. Lembar jawaban Pre-test TOEFL akan langsung dikoreksi oleh tim yang sudah ditunjuk oleh ketua pelaksana dan hasilnya akan diumumkan satu hari setelah pelaksanaan Pre-test TOEFL. Selanjutnya mahasiswa akan dibagi menjadi 7 kelas berdasarkan tingkat kemampuan masing-masing peserta untuk mengikuti pelatihan TOEFL selama 2 bulan.

 

 

Blog Attachment