UMRI BERKOMITMEN MENINGKATKAN SDM DOSEN MELALUI PROGRAM SCHOLARSHIP PREPARATION CAMP FOR LECTURERS (SPCL) 2019

WhatsApp Image 2019-03-08 at 12.20.08 (2)

Pekanbaru – Universitas Muhammadiyah Riau tahun ini melakukan sebuah langkah besar lewat program Scholarship Preparetion Camp for Lecturers (SPCL).  Dengan mengadopsi program yang sudah dijalankan oleh Majelis Dikti Litibang PP Muhammadiyah yakni Muhammadiyah Scholarship Preparetion Program, maka UMRI juga melaksanakan program yang sama yaitu SPCL khusus untuk dosen yang berada di lingkungan UMRI. Diadakannya program ini merupakan salah satu bentuk komitmen besar UMRI untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang dimilikinya khsusnya para dosen yang berkualitas. Mengingat bahasa Inggris merupakan salah satu bekal utama seorang dosen untuk melanjutkan pendidikan S3 baik di luar maupun di dalam negeri, maka program camp bahasa inggris yang digagas oleh Ibu Nadia Fathurrahmi Lawita, B.Com.,MaccBIT selaku Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) dibawah arahan Wakil Rektor I UMRI Ibu Sri Fritria Retnawaty, SSi.,M.T, ini dilaksanakan selama satu bulan penuh, dimulai dari tanggal 31 Januari hingga 1 Maret 2019 di Liberty Homestay Pekanbaru.

Tidak tanggung-tanggung melalui Program SPCL ini, UMRI memfasilitasi para dosen untuk menjalankan Camp bahasa Inggris intensif dengan menghadirkan pengajar-pengajar professional di bidang TOEFL dari kader-kader Muhammadiyah yang dikoordinasi oleh Bapak Zulhilmiyasri, M.Ag dan juga pengajar dari UPT Bahasa Universitas Muhammadiya Riau. Bukan hanya dalam penguasaan bahasa inggris yang mumpuni, para dosen yang mengikuti program SPCL juga dibekali dengan pengetahuan mengenai bagaimana cara untuk mendapatkan beasiswa doctoral diluar negeri, mulai dari pembuatan CV, statement letter, study objective, proposal rencana disertasi , hingga cara menghubungi calon professor yang akan dituju yang disampaikan oleh Bapak Hilman Latief, Phd, Bapak Muhammad Sayuti M.Ed, Phd dan Prof Edy Suandi Hamid. Dan tanpa melupakan akarnya sebagai bagian dari persyarikatan Muhammadiyah, pada program SPCL ini juga membekali peserta dengan kegiatan Al-islam Kemuhammadiyahan. Selain kegiatan klasikal, Kegiatan SPCL juga di selingi dengan kegiatan outing seperti, movie time, cooking competition and city tour.

Setalah melalui berbagai proses seleksi, terpilih sekitar 18 orang dosen UMRI yang dianggap telah siap untuk melanjutkan studi S3, sehingga dinyatakan layak untuk mengikuti program SPCL ini. Selama satu bulan bejalan, terlihat adanya progress yang cukup signifikan terutama dari segi skor TOEFL para peserta. Sebelum memasuki camp, tercatat skor tertinggi peserta adalah 480 namun setelah mengikuti pelatihan yang intensif, tercatat bahwa skor yang tertinggi menjadi 563 yang mana secara keseluruhan peningkatan score peserta mencapai rata-rata 50 dari nilai input di awal pendaftaran dengan peningkatan score tertinggi mencapai angka 83. Hasil ini cukup membuat Rektor UMRI Bapak Dr. H. Mubarak, M.Si merasa bangga. Beliau mengatakan akan terus memberikan support pada kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan sumber daya manusia di UMRI. Beliau juga berharap dengan adanya program-program seperti ini, UMRI akan dapat melahirkan para dosen-dosen yang berkualitas demi meningkatkan marwah UMRI sebagai Universitas yang memiliki standar Internasional.

Bapak Ahmad Muttaqqin Phd, selaku perwakilan dari Majelis Dikti PP Muhammadiyah juga turut mengisi serta menghadiri acara penutupan program SPCL pada 1 maret lalu. Beliau mengatakan sangat mengapresiasi program SPCL ini, dan UMRI merupakan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) pertama yang telah mengadakan program seperti ini. Beliau juga

Blog Attachment