ANGKAT SUMPAH AHLI MADYA KEPERAWATAN (Amd.Kep) PRODI D. III KEPERAWATAN FMIPA DAN KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH RIAU

6

Pekanbaru– Selasa (16/10/2018),  Program Studi D. III Keperawatan melaksanakan kegiatan Angkat Sumpah Ahli Madya Keperawatan (Amd.Kep) pada lulusan keperawatan angkatan tahun 2015 calon wisudawan/i Keperawatan UMRI yang bertempat di Gedung K.H.Ahmad Dahlan, Kampus Utama UMRI. Pada kegiatan ini dihadiri oleh:

  1. Rohaniawan dari Departemen Agama Provinsi Riau
  2. Pimpinan Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Riau: Ns.H.Suhud, S.Kep
  3. Dekan FMIPA dan Kesehatan UMRI
  4. Ketua Program Studi D.III Keperawatan UMRI
  5. Seluruh Dosen Program Studi D.III Keperawatan UMRI
  6. Seluruh Mahasiswa tingkat 1 (angkatan 2018) Program Studi D.III Keperawatan UMRI

7.Seluruh Mahsiswa tingkat 2 (angkatan 2017) Program Studi D.III Keperawatan UMRI

  1. Ketua Program Studi di lingkungan FMIPA dan Kesehatan UMRI (Fisika, Biologi dan Kimia)
  2. Dekan/Wakil Dekan di Lingkungan UMRI

Ketua Program Studi D.III Keperawatan UMRI memberikan laporan bahwa jumlah alumni Program Studi D.III Keperawatan UMRI berjumlah 1450 lulusan/alumni sejak berdiri dari tahun 1994-2018 (lebih kurang 24 tahun), dan alumni tahun 2018 ini merupakan alumni angkatan 21.

Peserta angkat sumpah Amd.Kep ini merupakan mahasiswa angkatan 2015 (angkatan 21) telah melaksanakan yudisium pada tanggal 12 September 2018/ 02 Muharram 1440 H, berjumlah 11 orang yang terdiri dari:

  1. Ratih Oktaviani (IPK 3,80 : Cumlaude)
  2. Elfika Shafitri (IPK 3,75: Cumlaude)
  3. Putri Aisah (IPK 3,67: Cumlaude)
  4. Novi Lestari (IPK 3,60: Cumlaude)
  5. Ronni Kurniawan (IPK 3,53: Cumlaude)
  6. Niken safitri (IPK 3,35 : sangat memuaskan)
  7. Rahmad Hidayat (IPK 3,26: sangat memuaskan)
  8. Riski Rahmawati (IPK 3,20: sangat memuaskan)
  9. Muhammad Hiadayat (IPK 3, 15: sangat memuaskan)
  10. Wahyu Hildayanti (IPK 3,29: sangat memuaskan)
  11. Boby Isabriani (IPK 2,95: sangat memuaskan)

Dekan FMIPA dan Kesehatan menyampaikan bahwa kegiatan Angkat sumpah Amd.Kep merupakan titik awal sebagai perawat, siap mengabdikan diri. Membawa beban tanggung jawab untuk menaati norma, etik profesi perawat sebagai tanggung jawab sebagai bagian dari profesi perawat. Sumpah yang telah dilakukan/dibaca harus dipenuhi, ditaati, tidak hanya tidak hanya seremonial tetapi betul-betul menjadi beban tanggung jawab yang berat bagi seorang perawat. Tugas alumni peserta angkat sumpah mempromosikan Prodi D. III Keperawatan dan UMRI, mengemban amanah persyarikatan Muhammadiyah dimanapun berada. Bekal yang telah didapat berupa Ilmu Keperawatan, Al-Islam dan Kemuhammadiyahan harus integrasikan kompetensi keperawatan dengan al-islam dan kemuhammadiyahan. Dasari dengan niat baik untuk mengabdikan diri pada dunia keperawatan. Untuk mahasiswa keperawatan yang masih menjalani studi, Proses akademik di UMRI harus dijalani dengan sungguh-sungguh, perbaiki cara belajar, jangan sampai terseleksi alam, komitmen dengan batas waktu studi 3 tahun supaya lulus tepat waktu.

 

PW PPNI Ns. Suhud, S.Kep juga menyampaikan bahwa dengan terlaksananya prosesi angkat sumpah, maka peserta angkat sumpah sudah diakui secara sah untuk melakukan tindakan profesi perawat, karena merupakan awal dari menjadi profesi perawat. kejar ilmu dan teruskan studi ke jenjang selanjutnya, jangan merasa cukup dengan ilmu yang didapat saat ini. Berikan pelayanan terbaik pada individu, keluarga dan masyarakat. Jenjang karir perawat sangat luas : sebagai perawat klinik, perawat pendidik, perawat riset, dan peluang sebagai perawat yang bekerja di luar negeri, salahsatunya sebagai Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI). Tidak ada rasa menyesal menjadi perawat karena ilmu yang dimiliki sangatlah luas tentang kebutuhan manusia. Memenuhi harapan orang sakit dan sehat untuk mendapatkan layanan keperawatan yang terbaik. “ALUMNI KEPERAWATAN UMRI BELUM ADA YANG MENGECEWAKAN”

Blog Attachment