USUNG KONSEP BERBEDA, UMRI TEMPATKAN 930 MAHASISWA KKN

6

Pekanbaru – Sebagai wujud catur darma perguruan tinggi, Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) tempatkan 918 Mahasiswa Kuiliah Kerja Nyata (KKN). Penempatan mahasiswa KKN dilakukan dalam prosesi pelepasan pada Ahad (22/7/2018) di halaman Kampus Utama Jl Tuanku Tambusai Pekanbaru oleh Rektor Umri Dr. H. Mubarak Msi.

Hadir dalam prosesi pelepasan tersebut Wakil Rektor 1 Sri Fitria Retnowati Ssi, MT, Wakil Rektor 2 Bakaruddin, SE, MM, Wakil Rektor 3 Dr Taswin Yacob SPs, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Muhammad Ridha Fauzi ST, MT, para Dekan Fakultas dilingkungan UMRI, serta puluhan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Dalam sambutannnya Rektor menekankan kepada para mahasiswa agar dapat mengaplikasikan teori yang didapat selama perkuliahan dan mengsosialisasikan UMRI kepada masyarakat sekitar lokasi pelaksanaan KKN. “Selama tiga tahun ini para mahasiswa sekalian sudah mendapatkan bekal ilmu dikelas. Ini saatnya anda semua mengaplikasikan ilmu itu ditengah masyarakat secara nyata” ujar Mubarak.

Rektor juga mengingatkan kepada peserta KKN, saya berharap mahasiswa peserta KKN semua bisa menjaga nama baik UMRI dan Muhammadiyah. Tunjukan nilai-nilai al-Islam kemuhammadiyahan sebagai ciri kampus kita” tutup Mubarak.

Sementara itu ketua LPPM Ridha Faui ST, MT, mengatakan “ Pelaksanaan KKN pada tahun ini mengusung tema “penguatan program pemerintah daerah dibidag ekonomi dan pariwisata melalui sinergitas perguruan tinggi untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri dan agamis”.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ridha juga mengatakan “Untuk penempatan, 918 peserta terdiri dari 58 kelompok dengan rincian 34 kelompok diempatkan di luar kota dan 24 kelompok didalam kota dengan lokasi penempatan terdiri dari lima Kabupaten Kuatan Singigi, Siak, Kampar, Bengkalis, dan Kota Pekanbaru. Ridha Fauzi menambahkan “Kami dari pihak pelaksanaan KKN ingin memberikan nuansa berbeda dengan KKN Universitas lainnya karena KKN UMRI lebih mengedepanka nuansa islami yaitu dengan adaya Organisasi Muhammadiyah guna membatu masyarakat dengan konsep penguatan perekonomian da pariwisata daerah dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri dan agamis, selain itu kami berharap dengan adanya berbagai program KKN UMRI kehidupan perekonomian dan pola pikir masyarakat menjadi lebih baik daripada sebelumnya” tutup Ridha.

 

Dalam kesempatan itu juga diserahkan bibit pohon kepada peserta, dengan harapan mereka nantinya bersama masyarakat akan menanam pohon bersama, sebagai bagian kepedulian Umri menjaga kelestarian lingkungan, dan ekosistem. (RWN/Hms/Umri)

Blog Attachment