TANTANGAN PENDIDIKAN INDONESIA DI KANCAH DUNIA TIMUR TENGAH

1

Pekanbru (www.umri.ac.id) – Ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) ikuti kuliah umum yang menghadirkan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Riyadh, Ahmad Ubaedillah MA PhD, Senin (14/5/2018). Kuliah umum itu mengangkat tema soal peluang dan tantangan pendidikan Indonesia di kancah dunia Timur Tengah.

Dalam pemaparannya, Ahmad menggambarkan bahwa bicara soal Arab Saudi biasanya berkaitan dengan bahasa Arab, belajar tafsir, dan berbagai studi Islam. Padahal, sebenarnya, di Arab Saudi, banyak kampus berkualitas baik dengan program studi non keagamaan.

Misalnya King Abdullah University Technology. Sayangnya, ini banyak dinikmati oleh alumni ITB, ITS, UI dan sebagainya. Padahal, di Arab Saudi diberi peluang seluas-luasnya untuk belajar. Bahkan mahasiswanya tidak harus Islam. Disana ada mahasiswa dari Korea dan sebagainya.

Disana, ada yang mengambil jurusan teknik bahkan jurusan pertanian. Meski pertanian sedikit, tapi di Saudi banyak laboratorium yang lengkap sekali. Hanya saja, ada prosedur yang untuk masuk kuliah disana yang belum diketahui banyak orang.

Di Arab Saudi, tambahnya, secara umum universitas memberikan beasiswa penuh yang membuat si mahasiswa tidak dibebankan sama sekali dengan biaya kuliah. Bahkan, mendapat uang bulanan 840 riyal atau sekitar Rp3 juta.
Meski demikian, di universitas yang membuat program studi non keislaman, bahasa pengantarnya adalah Bahasa Inggris. Sehingga, harus dipastikan si calon mahasiswa menguasai bahasa Inggris.

Wakil Rektor III Umri, dr Taswin Yacob menjelaskan, sebagai atase pendidikan dan kebudayaan, Ahmad Ubaedillah tentu mengerti prospek dan perkembangan pendidikan di Timur Tengah.

“Besar harapan kami setelah ini ada dosen dan mahasiswa yang melanjutkan pendidikan di Timur Tengah,” kata Taswin.
Dia juga memacu dosen menempuh pendidikan S3 dengan memanfaatkan informasi yang disampaikan Ubaedillah ini. Termasuk bagaimana caranya memanfaatkan program beasiswa yang diberikan universitas di negeri itu. (sumber riaupintar)

Blog Attachment