Dilantik, Mubarak Resmi Jadi Rektor UMRI Periode Kedua

28IMG_20180110_100837_1
Pekanbaru, Detakriaunews.com – Setelah melakukan proses pemilihan pada bulan November 2017 lalu, kini tiba lah saatnya DPP Muhammadiyah melantik Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) terpilih yakni Mubarak, bertempat di aula gedung KH Ahmad Dahlan Kampus 2 UMRi, Rabu (10/01). Dalam periode kedua ini, beliau kembali dipercaya memimpin UMRI untuk 4 tahun ke depan dengan sejumlah gebrakan dan inovasi baru yang akan dilaksanakan.
Hadir dalam acara pelantikan ini sejumlah tamu istimewa yakni Gubernur Riau, Walikota Pekanbaru,  Bupati Siak dan Kuansing, Danrem 031 Wira Bima, Ketua dan Sekjen DPP Muhammadiyah, Ketua DPW Muhammadiyah Riau dan Koordinator koperties XII. Selain itu,  juga hadir Rektor Muhammadiyah Sumbar, Sumut, Palembang dan Rektor Muhammadiyah Kediri.
Prosesi acara pelantikan dimulai dengan pembacaan SK Pimpinan DPP Muhammadiyah nomor 288/2017 tentang pengangkatan Rektor UMRI massa jabatan 2018-2022 oleh Sekjen DPP Muhammadiyah. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan SK oleh Ketua Umum DPP Muhammadiyah – Haidar Nasir dan Ketua Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan DPP Muhammadiyah – Lincolin Arsyad.
Dalam kata sambutannya, Ketua DPW Muhammadiyah Riau, Wan Abu Bakar mengaku sangat bangga dan semangat karena hadir sejumlah tamu istimewa. Ini merupakan sebuah bukti, bahwa UMRI makin diperhatikan dan dicintai.
“Selain Rektor Muhammadiyah se Sumatera, acara pelantikan ini juga dihadiri oleh sejumlah bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau  serta 3 orang petinggi DPP Muhammadiyah pusat. Ini sungguh sangat diluar dugaan, semoga UMRI bisa menjadi kebanggaan masyarakat Riau,” ungkap Wan Abu Bakar, Rabu (10/01).
Ketua DPP Muhammadiyah, Haidar  Nasir menyampaikan wejangan kepada Mubarak yang kini dipercaya memimpin UMRI untuk 4 tahun ke depan. Ada 5 prinsip perjuangan Muhammadiyah yang disampaikan yakni amanah, tanggung jawab, kejujuran, moralitas dan komitmen.
“Sebagai organisasi dakwah yang berusia 108 tahun, Muhammadiyah telah melalui banyak rintangan sehingga bisa terus bertahan sampai saat ini dengan sejumlah sistem kerja dan sinegitas yang dimiliki. UMRI sendiri, merupakan perpaduan dari organisasi dan pendidikan moderen demi kemajuan umat. Teruslah berkembang ke arah positif dan bermanfaat bagi umat dengan menerapkan 5 prinsip perjuangan Muhammadiyah,” ungkap Haidar Nasir.
“Pada periode kedua ini, saya akan fokus terhadap kualiatas dan kenyamanan mahasiswa. Pasalnya, kita sudah punya dosen yang hebat serta gedung kampus yag representatif. Sistim kinerja juga sudah berjalan, tinggal dilanjutkan saya,” ungkap Mubarak kepada Detakriaunews.com usai penatikan.
Saat ini, banyak sudah prestasi yang diraih oleh UMRI termasuk didapatnya akreditasi B pada tahun 2017 lalu. Pembangunan kampus 2 UMRI juga terus digesa, dalam rangka menjadikan UMRI sebagai perguruan tinggi wisata di Riau. BRB
sumber : http://detakriaunews.com/berita-dilantik-mubarak-resmi-jadi-rektor-umri-periode-kedua.html