Hadirkan Psikolog UII, Ini Target Fakultas Studi Islam Umri

P_20170804_092611

Baru berdiri tiga bulan, Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau (FSI UMRI) bertekad meraih akreditasi B dalam 4 tahun kedepan. Untuk mencapai hal itu, FSI menggelar berbagai kegiatan.

Satu di antaranya yaitu Focus Group Discussion (FGD) yang ditaja, Jumat (4/8/2017). Tak main-main, FGD terkait Perbankan Syariah yang menjadi salah satu program studi di FSI itu mendatangkan akademisi dan praktisi.

Di antaranya yaitu Ketua Otoritas Jasa Keuangan, Ketua Asosiasi Bank Syariah Indonesia, Direksi Bank Riau Kepri serta anggota Baznas Provinsi Riau. Lalu untuk FGD Psikologi Islam, juga dihadiri sejumlah stake holder yang mumpuni di bidangnya.

Tujuannya adalah perumusan profil lulusan dan capaian pembelajaran program studi. “Kami targetkan, dalam 4 tahun kedepan FSI sudah terakreditasi B,” papar Ketua Panitia, Abunawas SAg MM.

Selain FGD, tadi juga digelar kegiatan bimbingan dan konseling psikologis untuk tenaga pengajar dalam mendampingi peserta didik. kegiatan ini diikuti guru BK dan SMA/SMK dan pasantren yang terjangkau di Pekanbaru. Termasuk pimpinan panti asuhan, dosen Umri dan lain-lain.

Mereka akan dibimbing oleh Psikolog yang juga dosen UII, DR H Fuad Nashori SPsi MSi. Fuad merupakan dosen yang produktif menelurkan karya tulis ilmiah terkait psikologi. Di samping itu, produktif menuliskan buku.

Dalam kesempatan itu, Abunawas juga menginformasikan telah dibukanya pendaftaran mahasiswa baru di FSI. Bahkan, mereka memberikan sejumlah kemudahan bagi orang yang ingin jadi mahasiswa di fakultas termuda di Umri ini.

Dimana, cukup membayar Rp 1,2 juta, pendaftar sudah terdaftar sebagai mahasiswa di FSI Umri. Kemudahan ini bisa dilakukan karena universitas menyetujui diberikannya diskon 50 persen pada uang pembangunan mahasiswa baru FSI.

Lalu, jika ada yang bisa membawa 10 mahasiswa untuk masuk FSI, yang bersangkutan bisa mendapat laptop. Sementara, jika bisa mendapat 20 mahasiswa baru, yang bersangkutan akan diberi hadiah sepeda motor.

Sementara itu, Wakil Rektor III Baidarus Muhammad MAg MM menekankan, bahwa universitas bertekad agar FSI mampu menjadi prodi yang unggul. Karena psikologi Islam saat ini sangat diperlukan masyarakat.

Dijelaskan dia, manusia diminta untuk berpikir, mengamati dan mempelajari nats dalam Alquran. Misalnya, pengamatan yang bersifat struktur. Mengamati diri sendiri, mengetahui proses penciptaan diri sebagai manusia.

“Kita diminta Allah untuk mengkaji itu. Banyak juga ayat yang meminta kita selaku memperhatikan proses penciptaan,” kata dia. Hal itu, tambahnya, dapat dipelajari di FSI.

Begitu juga dengan perbankan syariah yang saat ini tumbuh luar biasa di Indonesia. Bahkan, sistem ini sudah terbukti lebih baik dibanding perbankan konvensional saat tertimpa krisis.

“Kita tak bisa sekadar kampanye. Tapi harus mempersiapkan sistem bank yang memang benar-benar syariah. Apalagi, perbankan syariah yang ada saat ini hanya merupakan unit dari perbankan konvensional,” kata dia. (ed)

 

disadur dari: Riaupintar.com