UMRI Siapkan Mahasiswa yang Andal dan Mandiri Melalui Program Entrepreneur

PEKANBnominatorARU (www.umri.ac.id)  — Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) bertekad untuk tidak hanya menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang andal melalui disiplin ilmu yang dipilih Mahasiswa dibangku kuliah, tetapi juga ingin menciptakan Entrepreneur muda yang bisa membuka lapangan kerja kelak setelah menyelesaikan perkuliahan.
Hal itu dilakukan UMRI melalui Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LP2M), dengan membuat kurikulum Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) sejak enam tahun lalu. Melalui PMW mahasiswa diberi kebebasan untuk membuat suatu kelompok pelaku bisnis, yang meski telah menamatkan perkualiahan, masih juga bisa menjalankan usaha mereka.

“Dalam rencana induk pengembangan universitas, kita membuat target 30 persen alumni kita bisa menjadi Entrepreneur. Artinya mereka kita harapkan tidak hanya bergantung pada orang atau lembaga lain untuk mendapatkan pekerjaan,” kata Rektor UMRI Dr H Mubarak MSi saat membuka kegiatan UMRI Entrepreneur Award ke-2 tahun 2016 dengan tema “Entrepreneur Muda membangun bangsa”. Ahad 18 Desember 2016 di aula H Wan Ghalib, gedung perpustakaan Seoman HS.

Dijelaskan Mubarak, menumbuhkan dan mengembangkan jiwa Entrepreneur kepada Mahasiswa, tidak harus hanya diberikan pada bidang ekonomi dengan membuka berbagai jenis usaha. Mengembangkan bisnis dengan ilmu yang dimiliki saat kuliah akan lebih berarti.

Bagaimana Mahasiswa juga mampu berbisnis dengan ilmu yang dimiliki dibangku kuliah, atau sesuai dengan jurusan yang diambi, besbisnis dengan ilmubpengetahuan. “Mahasiswa itu bagaimana Dia bisa mengembangkan ilmu yang diperolehnya untuk dimasukkan pada dunia bisnis,” kata Rektor.

Seperti alumni jurusan Ilmu Komunikasi, Mubarak berharap mereka bisa menjadi Entrepreneur pada bidang komunikasi, seperti dengan membuat surat kabar sendiri, dan lainnya. Begitu juga dengan alumni jurusan lainnya yang diharapkan bisa menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai bagian dari menjadi Entrepreneur.

“Jangan hannya terfokus pada menjadi pengusaha dibidang ekonomi seperti berjualan bahan atau produk makanan dan sejenisnya, karena bagaimanapun ilmu sesuai jurusan yang dipilih saat kuliah harus bisa terus kita terapkan dan kembangkan dalam meningkatkan taraf hidup kita,” pungkasnya

Sementara Kepala LP2M UMRI Ridha Fauzi, menjelaskan, hingga saat ini dari enam tahun program PMW ini berjalan, masih ada diantara alumni yang terus melanjutkan usaha yang mereka buat saat mengikuti program PMW dimas kuliah, UMRI dalam hal ini juga memberi peluang bagi mereka yang benar-benar serius untuk mendapatkan bantuan dalam menjalankan usahanya.

PMW ini menurutnya adalah bagian dari upaya UMRI dalam melahirkan Entrepreneur atau pengusaha muda berkualitas, yang mampu minimal tidak menambah jumlah penganguran setelah menyelesaikan perkualiahan.

“PMW ini kita laksanakan bukan tanpa melakukan kontrol, karena kita memang menginginkan akan lahir jiwa-jiwa Entrepreneur dalam diri Mahasiswa, hingga menghilangkan paradigma harus bekerja sebagai pegawai baik negeri maupun swasta setelah menyelesaikan kuliah,” tegasnya.

Khusus untuk kegiatan pemberian award yang untuk kedua kalinya dilaksanakan ini, Ridha menyebut kalau hal itu adalah bagian dari upaya universitas untuk bisa terus memberi semangat atau memotivasi mereka agar serius dalam melaksanakan PMW ini.

“Untuk tahun ini terdapat 33 kelompok, lalu terpilih 17 kelompok sebagai nominator yang melakukan persentase dihadapan tim penilai yang telah ditetapkan, hingga akhirnya terpilih enam kelompok terbaik yang akan diberi reward, pada kegiatan kita hari ini,” urai Ridha.

Dia juga menambahkan adapun jenis usaha yang dilakukan Mahasiswa tersebut adalah dibidang kuliner dan non kuliner seperti jasa, fotografi dan lainnya. “Yang menerima award ini akan bisa memperoleh modal dari UMRI dengan ditopang oleh dewan penyantun dan perusahaan, untuk terus mengembangkan usaha mereka,” ungkapnya.

Dalam kesmpatan itu panitia menghadirkan Ketua Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Riau, Ahmi Septari. Agung Nugroho Susanto (owner Simply group). dan Ir Fajri Rahman ( Direktur PT Envi Reksatama Engineering), sebagai pemotivator Mahasiswa agar bisa menjadi pengusaha muda yang handal.

Dalam kesmepatan itu juga dilakukan penandatangan MoU antara UMRI dengan Dompet Dhuafa Riau. Kerjasama bidang sosial kemanusiaan ini diharapkan akan mampu memberi manfaat bagi kedua belah pihak. Humas.