(0761) 35008 umri@umri.ac.id

Tim Assesor BAN-PT Lakukan Penilaian Kampus UMRI

Tim Assesor BAN-PT Lakukan Penilaian Kampus UMRI

dscf9812PEKANBARU, (www.umri.ac.id) – Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Senin 12 Desember 2016 berkunjung dalam rangka melakukan visitasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT)  Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI). Kehadiran tim merupakan tindak lanjut pengajuan borang AIPT UMRI yang telah diajukan beberapa waktu lalu.
Tim BAN-PT terdiri diri Ekolog UGM, Prof Dr  Hartono Dea Dess, Pakar Ilmu Hadis UIN Alaudin Makassar, Prof Dr Arifuddin Ahmad Mag, Bidang Kesehatan dan keolahragaan UNY,  BM Dr dr Wara Kushartanti MS dan Teknologi Pertanian IPB, Prof Dr Ir Tineke Mandang MS.

“Kami adalah perpanjangan tangan BAN-PT untuk turun ke Riau melakukan penilaian, mencocokkan data dan memotret sebanyak -banyaknya sesuai dengan borang yang diusulkan UMRI. Nanti hasil tinjauan ini akan diplenokan oleh majelis BAN-PT, diharapkan tanggal 20 Desember 2016 hasilnya sudah keluar,” kata salah seorang tim BAN-PT, Prof Dr  Hartono Dea Dess.

Rektor Umri, Dr H Mubarak menjelaskan, AIPT sudah dilakukan pertama kali yakni tahun 2008, saat pendirian kampus UMRI. Sejak pendirian UMRI sampai sekarang AIPT UMRI masih mendapat Akreditasi C.

Karena sekarang sudah memiliki kelengkapan akademis, sarana dan prasarana, dan semua jurusan saat ini juga sudah memiliki akreditasi B, maka tanggal 28 November 2016 kemarin UMRI telah mengusulkan kembali borang untuk menaikkan akreditasi ke BAN-PT.

“Alhamdulillah sekarang tim dari BAN-PT sudah turun kesini. Tim ini akan melakukan penilaian dan mencocokkan data selama dua hari. Diharapkan hasil dari kunjungan ini bisa menaikkan akreditasi UMRI menjadi akreditasi A dan atau minimimal akreditasi B, kita optimis meraihnya,” kata Mubarak.dscf0050

Mubarak mengakui, persiapan menaikkan akreditasi sudah dilakukan sejak tahun 2014 lalu. Dimana segala kelemahan dan kekurangan sudah dipenuhi. Seperti kekurangan dosen, sarana prasarana dan lain-lain.

Seperti waktu pendirian UMRI memiliki 9 Prodi dan 5 fakultas. Kemudian sejak dua tahun lalu UMRI sudah memiliki 18 Prodi dan 7 Fakultas. Termasuk UMRI telah memiliki kampus megah di kampus II Jalan Tuanku Tambusai, disamping Mall SKA, yang akan diresmikan pada bulan April 2017 nanti.

Kemajuan dan perkembangan UMRI juga tidak terlepas dari dukungan Pemprov Riau, tatakelola yang baik dan semangat para dosen serta mahasiswa. Sehingga UMRI merupakan perguruan tinggi termuda di Riau, sekarang dari informasi dari khalayak ramai UMRI telah menjadi perguruan tinggi yang paling maju.

“Dalam pengelolaan tatakelola akademis, UMRI tidak ada membedakan suku, ras dan agama. Seperti mahasiswa UMRI ada 101 orang beragama non muslim. Namun diberlakukan sama dan juga mendapat beasiswa bagi mahasiswa tidak mampu. Karena tata kelola yang baik inilah yang menyebabkan UMRI cepat berkembang dan maju,” tutup Rektor Umri Mubarak.

 

Akreditasi merupakan bentuk akuntabilitas kepada publik yang dilakukan secara obyektif, adil, transparan, dan komprehensif dengan menggunakan instrumen dan kriteria yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan.**Humas**