Sucikan Hati, Sambut Bulan Suci Penuh Ampunan Dengan Perbanyak Amal Sholeh

Dr. Mubarak. MSi
Rektor Universitas Muhammadiyah Riau

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Untitled

 

 

Alhamdulillahirrabila’lamin kita panjatkan puji dan syukur kita kepada Allah SWT, karena pada kesempatan ini kita masih diberikan kesehatan jasmani maupun rohani untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Salawat beriring salam kita hadiahkan kepada junjungan alam Nabi besar Muhammad SAW.

Mentari bersinar di siang hari menerangi Bumi untuk Insan yang bekerja dan berbakti. Segudang aktivitas telah menguras tenaga & pikiran kita, bergulir sepanjang hari tiada henti agar kita dapat mengisi kehidupan ini dengan ridho dan berkah Ilahi. Seiring dengan perputaran waktu, tanpa terasa fajar suci bulan Ramadhan telah tiba, bulan yang ditunggu dan dinanti oleh umat Islam yang beriman, bulan penuh berkah, penuh ampunan.

Mengawali memasuki bulan Ramadhan tahun 1437 H, Pimpinan dan segenap Civitas Akademika Universitas Muhammadiyah Riau mohon maaf lahir dan bathin, sebelum akhirnya kita akan berserah diri pada Allah SWT. Marilah kita sambut bulan suci Ramadhan 1437 H ini dengan hati yang suci dan ikhlas serta rasa gembira yang sangat dalam karena bulan Ramadhan adalah bulan panen amal kebajikan untuk bekal hidup dunia dan diakhirat kelak.

Firman Allah SWT:

ا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan kepada kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan kepada orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa (Q.S Al-Baqoroh :183)

Sesuai dengan Q.S Al-Baqoroh :183, dalam bulan Ramadhan diperintah kepada orang-orang yang beriman melaksanakan puasa Ramadhan dengan dasar iman, dengan tujuan agar kita tergolong kepada orang-orang yang benar-benar takwa kepada Allah Swt.

Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW telah dinyatakan, bahwa dunia itu adalah tempat menahan sebagai ladang bagi akhirat. Sabda Rasulullah saw ini menunjukan atau menggambarkan bahwa ladang yang subur untuk menanam amal kebajikan ialah di bulan Ramadhan. Bahkan para sahabat Nabi Muhammad sangat bergembira apabila menyambut datangnya bulan Ramadhan, senang dalam arti yang sesungguhnya, adalah rasa syukur, dan kesedihan yang mendalam jika bulan Ramadhan telah berlalu.

Mudah-mudahan kita masih dianugerahi oleh Allah kesehatan jasmani dan rohani sehingga dalam melaksanakan ibadah puasa Ramadhan dan melaksanakan perintah Allah lainnya, baik yang wajib, maupun yang sunnah. Kita songsong datangnya Ramadhan dengan penuh keceriaan, dan kegembiraan di tengah-tengah keluarga dan lingkungan kerja.
Akhirnya, melalui kesempatan ini kami mengajak marilah kita bermohon dan berserah diri kepada Allah SWT agar kesehatan tetap ter limpahkan kepada kita semua, sehingga kita dapat menjalankan ibadah puasa sebulan penuh pada tahun ini dan dipertemukan dengan Ramadhan tahun depan. Luruskan niat, kita pahami bahwa bekerja dengan niat mengharap Ridho Allah merupakan ibadah. Oleh karena itu, di Bulan Maghfiroh ini tetap kita jalankan pekerjaan seperti biasa sambil memperbanyak ibadah dan mengingat Allah.
Marhabaan Yaa Ramadhan.
Selamat menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1437 H
.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Blog Attachment