Milad ke-8 Prodi Teknik Industri UMRI

Jalin Keakraban Melalui Kreasi Mahasiswa

PEKANBARU — Sebagai bagian dari upaya menjalin keakraban, dan memeriahkan Milad ke-8, Mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) gelar berbagai kreasi seni mahasiswa.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan pertama kalinya tersebut, ikut hadir Wakil Rektor (Warek) II UMRI, Bakaruddin, Dekan Fakultas Teknik, Dedi Dermawan, Kepala Prodi Teknik Industri, Satriardi, dosen, alumni, dan mahasiswa teknik industri dari semua angkatan.

Bakaruddin saat memebri sambutan menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan yang ditaja mahasiswa teknik industri ini. Apalagi, baru prodi teknik industri yang menggelar kegiatan tersebut. “Kita harapkan prodi lain di UMRI juga dapat menggelar kegiatan seperti ini. Ke depan, kita harapkan setiap fakultas ada ikon bagi pengembangan kreativitas mahasiswa. Bisa saja, prodi teknik industri ini menjadi ikon bagi fakultas teknik,” ujar Warek II UMRI ini, di Hotel Alfha Pekanbaru, Sabtu 28 Mei 2016 malam.

Apalagi, terang Bakaruddin, pihak universitas tahun depan akan menganggarkan dana bagi kreativitas mahasiswa. Untuk itu, manfaatkan peluang ini bagi mahasiswa dalam mengembangkan kreasi dan inovasinya. “Seperti yang kita lihat saat ini, adanya kreasi menciptakan lagu untuk prodi teknik industri, hal seperti itu sangat kita apresiasi,” lanjutnya.

Wakil Rektor II Bakaruddin SE MM menambahkan, UMRI tahun ini tengah mengupayakan peningkatan akreditasi prodi teknik industri menjadi B, seperti prodi teknik mesin dan teknik otomotif yang sudah terakreditasi B terlebih dahulu. Sebab jika akreditasi prodi teknik industri ini meningkat, maka kualitas dari lulusannya menjadi lebih berkualitas di era persaingan MEA.

“Bagi lulusan teknik industri, kita harapkan dapat memberikan sumbangsihnya, dan terus memberi motivasi bagi adek-adeknya dalam perkuliahan,” katanya.

Dekan Fakultas Teknik, Dedi Dermawan mengaku salut dengan mahasiswa teknik industri. Karena mereka mampu menggelar kegiatan ini, dan menjadi prodi perdana menggelar pengembangan kreativitas mahasiswa. “Dari kegiatan ini dapat lebih menjalin silaturahmi, keakraban antara mahasiswa, dosen, dan para alumni,” sebutnya.

Sementara Satriardi mengatakan, sebenarnya milad prodi teknik industri jatuh pada 5 Juni, namun perayaannya dimajukan saat ini mengingat tanggal tersebut menjelang sehari bulan Ramadan.

“Kita sadari bahwa mahasiswa kita yang berjumlah 250 orang saat ini 30 persennya dari kalangan bekerja, dan berdomisi diberbagai daerah di Riau. Makanya, dengan acara ini dapat menjalin kebersamaan dan keakraban sesama mereka, sekaligus bersama para alumni yang hingga kini sudah berjumlah 45 orang,” papar Ketua Prodi Teknik Industri UMRI ini.

Satriardi menambahkan, dirinya merespon dan mendukung kegiatan yang dilaksanakan mahasiswanya ini. “Hal ini menunjukan bahwa anak teknik industri itu kompak dan memiliki kreasi yang bagus dibidang seni, dan lainnya,” katanya.

Dalam kegiatan yang mengambil tema ‘Bersama, Bersatu Maju’ tersebut, sudah dilaksanakan berbagai rangkaian kegiatan sebelum malam puncak. Mulai dari menggelar seminar terkait industri, lomba pembuatan logo industri teknis, menciptakan lagu industri teknik, dan lainnya. Sedangkan puncak milad ini menampilkan berbagai seni hiburan, seperti pementasan musik, stand up comedy, dan lainnya.**