RS. Muhammadiyah Riau Gelar Pengobatan Keliling Gratis Bersama Dinas Kesehatan Riau

Suasana Pengobatan Keliling, Sabtu 10 Oktober 2015Pekanbaru (www.umri.ac.id). Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama berkaitan bencana kabut asap yang terjadi, Sabtu (10/10) RS. Muhammadiyah Riau bersama Dinas Kesehatan Provinsi Riau dan instansi terkait menggelar pengobatan keliling gratis. Kali ini lokasi yang dipilih adalah RW 17 Kelurahan Tuah Karya Kecamatan Tampan, Pekanbaru. Lokasi ini merupakan salah satu titik kegiatan pengobatan keliling gratis dari beberapa lokasi yang telah ditentukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Riau.

Pihak-pihak terkait yang hadir dalam kegiatan ini antara lain; dinas Kesehatan Provinsi Riau menerjunkan 5 orang petugas, RS. Bayangkara Polda Riau 1 orang dokter, Muhammadiyah mengirimkan tim medis terdiri dari 1 orang dokter 1 orang perawat, 1 orang relawan MDMC Muhammadiyah, 2 orang Dosen beserta 10 orang Mahasiswa Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Riau. Hadir dalam kegiatan ini Kepala Puskesmas Sidmulyo dr. Yezi, Lurah Tuah Karya Syamsul Kamar, Karang Taruna, ketua RW 17 Reki Hervandi, para ketua RT serta kader Posyandu selingkungan RW 17. Selain tim yang terlibat, Dinas Kesehatan Provinsi Riau membawa perlengkapan medis dan obat-obatan sesuai kebutuhan. Sementara itu RS. Muhammadiyah selain menerjunkan Tim Medisnya juga turut membawa Mobil Ambulan.

Dr. Yulis Boneight yang merupakan dokter di RS. Muhammadiyah dan Pengurus Pemuda Muhammadiyah bidang Lingkungan Hidup dan Kesehatan menyebutkan bahwa pengobatan gratis ini berlangsung mulai pukul 09.00 hingga pukul 13.00 Wib. Masyarakat tampak antusias datang untuk memeriksakan diri kepada petugas yang ada. Hingga waktu pengobatan berakhir, tercatat 60 orang pasien yang didominasi keluhan penyakit batuk, sesak nafas dan iritasi mata. Selain itu, pada saat bersamaan kader Posyandu RW 17 Kelurahan Tuah Karya melakukan kegiatan penimbangan dan pemeriksaan kesehatan balita. “Alhamdulillah, kegiatan pengobatan ini berjalan lancar hingga selesai. Pasien yang datang kebanyakan diantaranya mengalamai masalah gangguan pernafasan” kata dr. Yulis. “Untuk penimbangan Balita, kita dibantu oleh kader Posyando RW 17” tambah Yulis.

Afrizal, salah seorang warga RW 17 Kelurahan Tuah Karya Kecamatan Tampan merasa senang dan menyambut baik kegiatan ini karena ia bisa memeriksakan dan berobat atas penyakit ISPA yang dideritanya semenjak bencana kabut asap datang melanda. “Saya ucapkan terimakasih banyak kepada Tim Kesehatan yang telah datang, saya merasa terbantu telah berobat dari penyakit pernafasan saya” kata Afrizal. Sementara itu, ketua RW 17 Kelurahan Tuah Karya Kecamatan Tampan Reki Hervandi mengharapkan acara pengobatan seperti ini bisa berkesinambungan di masa mendatang. Ia juga menginginkan di lingkungannya diselenggarakan kegiatan penyuluhan kesehatan, penyuluhan Keluarga Berencana, penyuluhan tentang penyakit menular dan lainnya dengan cara dor to dor (dari rumah ke rumah). “Kami mengucapkan terimakasih banyak kepada tim yang telah datang melayani warga kami dalam pengobatan ini, namun kami berharap ke depannya kegiatan seperti ini di lingkungan kami dapat terus dilakukan. Selain itu warga kami membutuhkan penyuluhan kesehatan, penyuluhan penyakit menular, penyuluhan KB, dan lainnya dengan cara dor to dor (dari rumah ke rumah)” kata Reki.**HUMAS***