Peminat Beasiswa Pemprov Riau di UMRI Lebihi Kouta

Peminat Beasiswa Pemprov Riau di UMRI melebihi kuotaPEKANBARU– Kuota 108 kursi gratis di Fakultas MIPA yang disediakan Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melalui beasiswa Pemprov Riau tampaknya kurang. Pasalnya hingga Kamis (10/9) siang, sudah terdaftar lebih dari 140 calon mahasiswa yang berminat.

Kepala Bagian Kemahasiswaan UMRI, Riki, mengatakan, calon mahasiswa ini berasal dari berbagai kabupaten kota di Indonesia. Untuk menentukan siapa yang berhak mendapatkan kesempatan kuliah gratis tersebut, hingga Sabtu mendatang akan dilaksanakan tes potensi akademi (TPA).

“Minat calon mahasiswa tahun ini cukup tinggi. Dari 108 kuota yang disediakan, sudah terdaftar 140 calon. Untuk menentukan siapa yang berhak, akan dilakukan tes potensi akademik hingga Sabtu nanti,” ujarnya pada Tribun, Kamis (10/9).

Selain tes TPA, lanjut Riki, calon mahasiswa juga melalui wawancara. Wawancara ini upaya mengetahui profil sekaligus ketertarikan mereka pada program studi yang ada di FMIPA.

“Tes TPA akan diperpanjang hingga Sabtu. Kita akan panggil calon mahasiswa yang sudah mendaftar. Bila sampai Sabtu tidak juga ikut tes, dianggap mengundurkan diri, katanya.

Dibandingkan tahun lalu, minat masyarakat pada program yang disediakan meningkat tajam. Disebabkan beasiswa yang diberikan berasal dari pemprov Riau, alokasinya, lanjut Riki akan diberikan pada calon mahasiswa yang berasal dari 12 kabupaten kota. Hingga hari terakhir pendaftaran, jumlah calon mahasiswa hampir merata karena tidak saja dari Pekanbaru.

“Kalau melihat asal mereka, selain Pekanbaru ada juga dari Meranti, Pelalawan, Rokan Hulu dan kabupaten lainnya,” kata Riki.

Diberitakan sebelumnya, tahun ini, UMRI kembali mendapatkan kesempatan menerima ratusan mahasiswa baru yang dibiayai oleh pemerintah Riau. Wakil Rektor III UMRI, Baidarus menuturkan, sesuai kesepahaman beasiswa pemprov Riau ini hanya disediakan untuk program studi yang ada di Fakultas MIPA. Calon mahasiswa yang akan mendapatkan beasiswa ini harus bersedia ditempatkan di salah satu jurusan yang ada. Proses pendaftaran tetap dilaksanakan dengan prosedur normal. Calon mahasiswa mendaftar dan mengikuti seleksi di UMRI.

Beasiswa ini khusus untuk calon mahasiswa asal Riau. Ini dibuktikan dengan persyaratan yang harus mereka penuhi. Diantaranya tamatan SLTA sederajat di Riau, memiliki KTP Riau, KTP orangtua di Riau serta surat keterangan kurang mampu dari lurah atau kepala desa. Beasiswa yang mengutamakan keluarga kurang mampu ini, berlaku untuk semua biaya pendidikan selama empat tahun.

Tahun lalu, UMRI juga menerima kuota beasiswa sebanyak 107 orang untuk FMIPA. Tahun ini, penerima beasiswa 2014 lalu mendapatkan beasiswa lanjutan dengan pertimbangan hasil pendidikan sebagai bentuk evaluasi. “Semua biaya pendidikan gratis kecuali biaya hidup,” kata Baidarus. (*) ( sumber tribunpekanbaru.com – laporan Afrizal).