(0761) 35008 umri@umri.ac.id

Robot Pengupas Kulit Bawang Ciptaan Siswa SD Muhammadiyah 4 Puncang Surabaya

Robot Pengupas Kulit Bawang Ciptaan Siswa SD Muhammadiyah 4 Puncang Surabaya

Siswa SD Muhammadiyah 4 Puncang Surabaya Ciptakan Robot Pengupas BawangSurabaya (beritajatim.com) – Selama ini yang kita tahu, ketika mengupas bawang selalu menggunakan pisau, namun tidak demikian dengan siswa SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya yang tergabung dalam ekstrakurikuler (Ekskul) robotika, mereka mengupas bawang menggunaka robot.

“Ide membuat robot pengupas kulit bawang ini merupakan ide kita bertiga. Awalnya membuat robot ini, tujuannya ingin membantu orang tua mengupas bawang ketika sedang memasak di rumah, itu sering kesulitan, terkadang tangannya terkena pisau. Akhirnya muncul ide membuat robot ini,” papar Rizwaan Arzadani, anggota kelompok creative robot (tim robot pengupas kulit bawang).

Siswa kelas 5 ini mengungkapkan, membuat robot pengupas kulit bawang membutuhkan waktu cukup singkat hanya 2 hari saja, dan mengeluarkan biaya pembuatan robot cukup murah, hanya Rp. 189.000.

Di mana cara kerja robot ini, dalam mengupas kulit bawang digerakkan dengan dynamo motor DC 12 volt, dengan dialiri listrik menggunakan adaptor, serta cukup membutuhkan waktu 30 detik untuk dapat megupas kulit bawang. “Bahan untuk membuat robot ini terdiri dari dynamo motor DC 12 volt, paralon, triplek, saklar, adaptor, toples, akrilik, dan kayu,” terang Rizwaan, saat ditemui di ruang kelas (Ekskul) robotika, Rabu (26/08/2015).

Robot ini telah mendapatkan medali emas dalam perlombaan Internasional Islamic School Robotic Olympiad (IISRO), untuk kategori robot low cosy, yang diselenggarakan di Universitas Islam Indonesia Kaliurung Yogyakarta, pada 19-21 Agustus 2015 lalu.

Saat ditemui dalam kesempatan yang sama, Penanggung Jawab Ekskul Robotika, Hendrik Setiawan mengatakan, dalam Ekskul robotika ini memiliki 17 jenis robot, yang kesemuanya itu telah diikutkan perlombaan IISRO.

“Dalam IISRO, kami 6 kategori perlombaan, yaitu rescue robot, underwater robot, line tracer, aerial robot, transporter robot, lowcost robot, dan mendapatkan 5 gold medali, 8 silver medali, 10 bronze medali, dan 11 spesial award medali,” kata Hendrik.

Dilanjutkan, pada Maret 2016 mendatang SD Muhammadiyah 4 Pucang akan mengikuti perlombaan internasional robot cup di Singapura, dan bagi tim yang lolos pada perlombaan tersebut akan mendapatkan tiket perlombaan robot di Jerman dengan diikuti sekitar 200 negara. “Target kita di Singapura juara 1 dan di Jerman juara 1 atau 2,” imbuhnya. Ekskul robotika ini juga bekerja sama dengan ITS. Serta siswa yang mengikuti Ekskul ini tidak sembarangan, harus melalui beberapa seleksi, diantaranya yaitu seleksi line tracet (menjalankan robot di garis), dan seleksi tulis.

Menurutnya, Eskul robotika ini bertujuan untuk mengasah bakat dan minat siswa di bidang robotika khususnya dan elektronika pada umumnya. “Ekskul ini boleh diikuti oleh siswa kelas 3-6. Dengan mengikuti Ekskul ini, bagi yang juara dapat menambah kepercayaan diri, dan di sekolah akademiknya bisa meningkatkan,” tandasnya. (ito/ted)