Kuliah Umum Ketua MPR RI

Zulkifli : SDA Kaya tak Menjamin Negara Jadi Maju

DSCF4090PEKANBARU (www.umri.ac.id)- Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Zulkifli Hasan memberikan kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Riau, Sabtu (20/6/2015). Kuliah umum tersebut diberi tema “Peranan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Dalam Mengimplementasikan Empat Pilar dan Wawasan Kebangsaan.” Dihadapan sekitar 200 peserta kuliah umum, Zulkifli Hasan menyampaikan, perlunya berysukur, karena Indonesia, khususnya Provinsi Riau diberikan kekayaan alam yang melimpah.

Provinsi Riau, ucap Zulkifli, punya julukan di bawah minyak, di atas minyak. “Dalam rangka untuk mensyukuri kekayaan alam yang melimpah itu, maka optimalkan apa yang ada pada diri kita agar memberikan nilai tambah yang tinggi,” kata Zulkifli.

Namun demikian, kekayaan alam Riau dan Indonesia yang melimpah itu tidak menjamin negara menjadi maju, karena yang menentukan kemajuan suatu negara, yakni sumber daya manusianya. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) juga menyampaikan, perlunya bangsa Indonesia menjalankan 4 pilar agar wawasan kebangsaan tak menjadi sempit.

Empat pilar itu, ungkap Zulkifli, yaitu menjaga kedaulatan negara, memajukan kesejahteraan ekonomi. Ekonomi yang berbasis partisipasi luas seluruh rakyat Indonesia. Selain itu, mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam hal ini, Zulifkifli Hasan menyampaikan, Muhammadiyah melalui Universitasnya telah membantu negara untuk mencerdaskan bangsa. “Jadi jika pemerintah Provinsi Riau membantu Muhammadiyah memang sudah menjadi tugasnya,” ujarnya.

Di pihak lain, Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), H Mubarak M.Si mengatakan, kuliah umum Ketua MPR RI menjadi awal dalam mencerdaskan anak bangsa. Disampaikan Mubarak, UMRI mempunyai 7 fakultas dengan total mahasiswa mencapai 3.200 orang. “UMRI dirancang jadi universitas berintegritas dan mempersiapkan diri jadi universitas mandiri, sehingga berkontribusi kepada daerah,” kata Rektor.

Mahasiswa di UMRI, ungkap Rektor, mendapatkan bantuan berupa beasiswa pendidikan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau maupun dari pemerintah pusat.  “Kami bersyukur Ketua MPR memberi kuliah umum di sini,” ucap Mubarak. Kuliah umum Ketua MPR RI tersebut juga turut dihadiri, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Jon Erizal, Pelaksana Tugas Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman diwakili oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau Ahmadsyah Harrofie, Bupati Bengkalis Herliyan Saleh dan anggota DPRD Riau, Hazmi Setiadi serta jajaran pengurus DPW PAN Riau. (sor) (sumber jurnalmetronews.com)