Tahun 2016 UMRI Bangun Technopark

baidarus

PEKANBARU (umri.ac.id) – Baidarus, M.Ag, MM selaku Wakil Rektor III Universitas (UMRI) disela kesibukannya menyampaikan kepada humas bahwa diperkirakan pada tahun 2016 technopark akan terealisasi.

Ungkapan itu kembali disampaikan beliau, sama ketika beliau baru bertemu dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas di Jakarta beberapa bulan lalu, Menteri berjanji memprioritaskan Universitas Muhammadiyah Riau sebagai lembaga yang akan dibangunkan technopark di Provinsi Riau, sebab beberapa persyaratan telah dipenuhi oleh UMRI seperti; ketersediaan lahan, lembaga pendidikan, adanya program studi yang berbasis teknologi.

Dikatakan beliau bahwa pembangunan Technopark memakan dana sebesar 60 milyar yang akan di realisasikan pada 3 (tiga) tahapan dalam 3 (tiga) tahun anggaran APBN, yaitu ; tahun pertama adalah pembangunan gedung (fisik), tahun kedua pengadaan sarana dan prasana dan tahun ketiga merupakan tahap finalisasi maupun pelatihan-pelatihan.

Wakil Rektor juga mengatakan bahwa Technopark merupakan salah satu bentuk wadah untuk menghubungkan institusi perguruan tinggi dengan dunia industri. Definisi dari Technopark atau Sciencepark adalah suatu kawasan terpadu yang menggabungkan dunia industri, perguruan tinggi, pusat riset dan pelatihan, kewirausahaan, perbankan, pemerintah pusat dan daerah dalam satu lokasi yang memungkinkan aliran informasi dan teknologi secara lebih efisien dan cepat. Technopark memiliki beberapa fasilitas, antara lain inkubator bisnis, angel capital, seed capital, venture capital. stakeholder dari suatu technopark biasanya adalah pemerintah (pemerintah daerah), komunitas peneliti (akademis), komunitas bisnis dan finansial.

Bagi UMRI, technopark menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan Universitas. Bagi para pekerja yang berpendapatan cukup tinggi, technopark memiliki daya tarik karena situasi, lokasi dan lifestyle, imbuh Wakil Rektor III UMRI. (HUMAS UMRI)