Konsolidasi Wilayah Muhammadiyah Se-Riau

kwmPEKANBARU – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau, dalam rangka sosialisasi Muktamar Ke-47 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Makassar serta pemantapan gerak dan langkah Persyarikatan Muhammadiyah di Riau, telah melaksanakan Konsolidasi Wilayah Muhammadiyah se-Riau, pada Sabtu-Ahad, tanggal 03-04 Rabiul Akhir 1436 H.

bertepatan dengan 24-25 Januari 2015 M. di Auditorium Universitas Muhammadiyah Riau.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota pimpinan PW Muhammadiyah Riau, Pimpinan Majelis dan Lembaga serta Organisasi Otonom Muhammadiyah tingkat Wilayah Riau, Ketua dan Sekretaris PD Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se-Riau, Tim Sukses Daerah Muktamar Ke-47 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se-Riau, serta Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah se-Riau, yang dihadiri 98 orang peserta aktif dengan mengusung tema “Optimalisasi Gerak dan Langkah Persyarikatan Melalui Dakwah Pencerahan”.

Kegiatan  Konsolidasi Wilayah Muhammadiyah se-Riau ini dibuka secara resmi Wakil Ketua PW Muhammadiyah Riau oleh Drs. H. Raja Ramli Ibrahim. Pada amanat pembukaannya beliau menyampaikan bahwa Kegiatan Konsolidasi Wilayah Muhammadiyah se-Riau ini merupakan penjabaran atau turunan dari kegiatan Konsolidasi Nasional Muhammadiyah se-Indonesia yang dilaksanakan oleh PP Muhammadiyah beberapa waktu lalu, sehingga putusan serta rumusan yang dihasilkan pada kegiatan tersebut terhadap pengembangan Persyarikatan dari Tingkat Pusat akan segera disosialisasikan atau diteruskan kepada unsur Persyarikatan di bawah, “menjadi suatu tugas bagi kami PWM Riau untuk terus mensosialisasikan dan menyampaikan putusan dan informasi dari PP Muhammadiyah apa lagi yang terkait dengan pengembangan Persyarikatan kita” ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyatakan bahwa kegiatan seperti ini sesungguhnya tidak ada dalam pedoman organisasi, namun melihat maksud dan tujuannya maka PW Muhammadiyah Riau memandang perlu untuk melaksanakan kegiatan ini.  

Dalam kegiatannya, selain memperkenalkan Mars dan Logo Muktamar serta mendengarkan Laporan Tim Sukses Daerah terhadap kesiapan PD Muhammadiyah se-Riau pada pelaksaan Muktamar Ke-47 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Makassar, kegiatan ini juga untuk pemantapan pelaksanaan program Persyarikatan antara lain Perkembangan Pelaksanaan Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspimda) Muhammadiyah, Pemantapan kegiatan pengajian Cabang dan Ranting Muhammadiyah serta Perkembangan dan Penguatan Cabang dan Ranting Muhammadiyah se-Riau.

Disela-sela acara pembukaan, dilakukan juga Pengukuhan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Qabilah Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) oleh Ketua Kwartir Pusat Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan yakni Ramanda H. Darul Arif. Selain melantik pengurus juga mengukuhkan berdirinya Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Qabilah UMRI, dan dalam sambutannya beliau meminta agar seluruh pengurus Qabilah UMRI senantiasa meneruskan, mengembangkan dan memperjuangkan kelahiran Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan pada Amal Usaha Muhammadiyah yang dilakukan bersama-sama dengan Kwartir Wilayah Riau, dan untuk itu diharapkan agar pelantikan dan pengkuhan kali ini bukan hanya kegiatan serimonial belaka namun harus dibarengi dengan kegiatan dan sosialisasi intens dikalangan kampus dan mahasiswa UMRI.

Kegiatan ini ditutup secara resmi oleh Drs. H. Raja Ramli Ibrahim yang mewakili PW Muhammadiyah Riau, dan pada amanatnya beliau berpesan agar apa yang dihasilkan serta ditetapkan pada kegiatan ini hendaknya harus segera direalisasikan dan dijabarkan dalam pelaksanaan program yang nyata. Syiar Muktamar Ke-47 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Makassar harus terus dilakukan oleh unsur Pimpinan Persyarikatan sampai dengan Pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah, “sudah menjadi suatu keharusan dan keputusan yang sesuai dengan amanat PP Muhammadiyah, diminta kepada Amal Usaha Muhammadiyah dan Pimpinan Persyarikatan untuk lebih optimal dalam melakukan syiar Muktamar kali ini” ujarnya. (Muhansir)