PWPM DKI Siap Tindak Lanjuti Pertemuan Dengan Kemenlu Perancis

pwpm57Jakarta – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah DKI Jakarta akan segera menyiapkan program tindak lanjut pertemuan dengan Kementerian Luar Negeri Perancis 19 Februari 2013 lalu. Banyak isu yang dibicarakan dalam pertemuan di gedung PWM DKI tersebut, termasuk masih banyaknya tindak kekerasan atas nama agama maupun ras yang masih terjadi baik di Indonesia maupun dunia. Untuk itu Pemuda Muhammadiyah DKI akan menggagas pertemuan pemuda International yang secara khusus akan membicarakan peran pemuda dalam meminimalisir kekerasan atas nama ras, agama, dan golongan.

Hal tersebut disampaikan Ketua PW Pemuda Muhammadiyah DKI Jakarta Syahrul Hasan pada redaksi, Kamis (27/2). “Isu kekerasan ini telah menjadi isu internasional, sebagaimana masih banyaknya kasus kekerasan atas nama agama atau golongan yang pada akhirnya meninggalkan korban jiwa yang tidak sedikit, seperti di Burma, India, dan negara-negara Eropa, termasuk yang terjadi karena kepentingan politik seperti yang terjadi di ukraina saat ini,” jelasnya. Menurut Syahrul, pemuda adalah elemen krusial dalam memberikan kontribusi untuk memperbaiki keadaan, karena pemuda selain kekuatan massa, juga mempunyai semangat dan energi besar dalam merubah situasi. “Saat ini kami sedang menyusun konsep pertemuan dengan pemuda di tingkat internasional, untuk menunjukkan bahwa pemuda juga mempunyai peran besar dalam membuat perdamaian,” pungkasnya.

Dalam pertemuan dengan Kemenlu Perancis lalu, hadir Konselor Urusan Agama, Kementerian Luar Negeri Perancis di Paris Roland Dubertrand, Sekretaris Pertama Bagian Politik, Kedutaan Besar Perancis di Indonesia Jean-Louis Bertrand, yang ditemui oleh jajaran pimpinan harian PWPM DKI Jakarta. Dalam pertemuan tersebut juga dibicarakan kemungkinan PWPM Muhammadiyah DKI Jakarta untuk bisa berbagi konsep dan pengalaman dengan organisasi kepemudaan yang ada di Paris Perancis.(mac/muhammadiyah.or.id)