Kerjasama Dengan SILE-UIN Makassar, MPM Sulsel Tingkatkan Kapasitas Fasilitatornya

unismuh56Makassar– Dalam rangka peningkatan kapasitas fasilitator pemberdayaan, Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan mengadakan pelatihan Asset Based Community Development (ABCD) bekerjasama dengan lembaga Supporting Islamic Leadership (SILE) UIN Alauddin Makassar yang bertempat di Gedung Iqra Universitas Muhammadiyah Makassar, 22-23 Februari 2014.

Menurut ketua MPM PWM Sulsel Husni Yunus, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen MPM untuk selalu meningkatkan kapasitas fasilitatornya agar dapat secara maksimal berkontribusi bagi masyarakat. “Model ABCD ini sangat cocok diterapkan dalam rangka pemberdayaan masyarakat, karena selama ini tidak sedikit fasilitator pemberdayaan yang masih beranggapan bahwa masyarakat adalah bagian dari masalah, dan bukan bagian yang bisa berkontribusi,” jelasnya, (23/2). Senada dengan Husni, Pejabat sementara Ketua PIU (Project Implementation Unit) – SILE UIN Alauddin St Aisyah mengatakan, model pendekatan berbasis asset atau potensi lebih berarti ketimbang model pendekatan yang selalu dimulainya dengan masalah. “Model pendekatan masalah, biasanya masyarakatnya cenderung pasif atau hanya selalu berharap bantuan, tetapi sebaliknya bila menggunakan model pendekatan asset seperti ini, masyarakat lebih percaya diri terhadap kemampuan yang dimilikinya,” terangnya.

Sementara itu menurut Wakil Ketua PWM Sulsel Syaiful Saleh, selain cocok untuk dilaksanakan oleh fasilitator pemberdayaan, pelatihan ABCD tersebut juga bisa diterapkan pada mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di seluruh Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) di Sulsel. “Saya harapkan MPM untuk senantiasa pro aktif melakukan sosialisasi kepada PTM-PTM yang ada di Sulsel,” ungkapnya. Pelatihan ABCD tersebut diikuti perwakilan MPM di daerah, yang diantaranya MPM PDM Kab. Luwu Utara, MPM PDM Kab. Pangkep, MPM PDM Kab. Takalar, MPM PDM Kab. Gowa, MPM PDM Kota Makassar, serta MPM PWM Sulsel yang masing – masing intitusi diwakili oleh lima orang. (hy)(mac/muhammadiyah.or.id)